Reses Perseorang DPRD Di Baruga,Ini yang di Sampaikan Najamuddin kepada Warga

Lutim, Sinyaltajam.Com – Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin dari Fraksi Golkar,Dapil 1 Malili-Angkona menggelar temu konstituen di Desa Baruga Kecamatan Malili,Rabu (17/03/2021) .

Reses perseorangan anggota DPRD ini menghadirkan beberapa perangkat Pemerintahan Daerah Kabupaten Luwu Timur, mulai dari Dinas PUPR, Dinas Perkintan,Dinas Kelautan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Kejaksaan,dan Camat Malili

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Malili Nur Syaifullah Rahman S.Stp. dan juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama yang di selenggarakan di TPI lama (tempat pelelangan ikan) jalan jendral Sudirman. Dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19

Anggota DPRD Najamuddin S.An
Dalam Sambutan dan arahannya menjelaskan,”Alhamdulillah,Saya sangat bersyukur karena pada kesempatan ini saya bisa bertemu langsung dan bersilaturrahmi dengan warga Baruga sekalian bisa mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi warga di sini,” Ungkap Najamuddin.

“Perlu kita ketahui bahwa Reses perseorangan anggota Dprd ini merupakan salah satu tugas pokok yang harus dilaksanakan,karena ada anggarannya ada jadi kalau tidak dilakukan maka ini pelanggaran,dan tentu kita masukkan usulan sesuai dengan tugas tugas anggota DPRD”.Jelas Naja.

Masih kata Najamuddin, “Perlu juga kita tahu bahwa simda yang ada sekarang ini sudah sangat jauh berbeda dengan simda sebelumnya,terutama dengan simda penganggaran,karena kalau dulu kita pake simda Pemda sekarang sekarang sudah beubah jadi Sistem SIP nah ini yang biasa kadang konek dan kadang tidak konek, sehingga apa biasa kita masukkan usulan hanya karena nomen klatur saja yang berbeda sudah tidak bisa terbaca karena ini sistim bersambung ke pemerintah pusat,”tambah Naja.

“Jadi kami reses perseorangan ini dan nanti usulan bapak bapak ketika kami masukkan ke sistim online yang ada maka langsung terbuka di kementrian,karena semua ini sudah terbaca secara transparan sehingga semua usulan usulan yang seperti apa yang disampaikan tadi oleh pak Desa itu memang menjadi kendala bagi kita semua,bukan cuma pak desa yang miris melihat penganggaran seperti itu,misal kita kita usul ada 30 dan lolos 2 ya syukur,karena kenapa ? dua tahun terakhir ini memasuki tahun ke dua ada Rekopusin anggaran dan itu Rekopusin anggaran pak ada sekitar 4 sampai 8 persen.” Kata Najamuddin.
(HR)

JANGAN LEWATKAN