Terkait SKB 4 Menteri, Ini yang dilakukan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Sulsel

Luwu Timur, Sinyaltajam.Com – Pemerintah telah resmi mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri tentang panduan pembelajaran dimasa pandemik Covid 19. SKB ini mengatur tentang dimulainya pembelajaran tatap muka secara terbatas pada Juli 2021 mendatang.

Menurut kepala cabang dinas pendidikan Wilayah XII Sulawesi selatan Muh. Arafah saat dikonfirmasi oleh awak media sinyaltajam melalui via telpon (2/4/2021) mengatakan bahwa “dalam proses pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas ini nantinya diharapkan guru dan siswa dipastikan sehat sebelum tatap muka pada Juli mendatang dengan bantuan dari pihak terkait agar pada guru dilakukan vaksinasi Covid pada daerah masing-masing, tentunya kami sangat berharap pemerintah daerah memfasilitasi hal tersebut, dengan mengharapkan guru sebagai sasaran yang prioritasnya.” Ungkap Muh Arafah sebagai kepala cabang dinas pendidikan wilayah XII yang membawahi kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur.

Sekolah yang gurunya sudah divaksin boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, namun apabila dalam proses tersebut ada ditemukan kasus Covid 19 maka proses belajar mengajar disekolah tersebut segera disetop.

Menurut Muh. Arafah bahwa “langkah-langkah untuk memastikan bahwa guru dan siswa-sisw dalam keadaan sehat sudah dilakukan di Luwu Utara dengan mewajibkan para guru dan siswa-siswi khususnya kls XII melakukan rapid antigen sebelum mengikuti proses belajar mengajar. Hal ini tentu bisa terlaksana karena bantuan tim gugus covid setempat” tegas Muh. Arafah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur Rosmini Pandin mengatakan bahwa terkait rencana proses pembelajaran tatap muka secara terbatas maka vaksinasi terhadap guru SMA, SMK, dan SLB akan dilaksanakan pada bulan ini,” Saat dikonfirmasi oleh awak media sinyaltajam melalui via telpon Kamis (1/4).

Selanjutnya Rosmini menambahkan bahwa “tuk vaksinasi guru di Luwu Timur ini sebenarnya sudah berjalan, kami sudah melakukan vaksin kepada guru SD dan SMP, yang dilaksanakan diaula kantor dinas pendidikan kabupaten Luwu Timur hanya saja memang masih terbatas jumlah vaksinnya, maka kami berharap nanti jika vaksin tahap ketiga tiba maka kami akan distribusikan vaksin tersebut ke puskesmas yang ada dengan target sasaran 100 perhari dan diharapkan dapat memenuhi semua guru diluwu timur,” Ungkap Rosmini.

Masih Rosmini menambahkan bahwa “tuk peserta didik atas arahan pak bupati akan dilakukan recovery psikis maksudnya adalah pemulihan kejiwaan pada diri Siswa yang sudah lama tidak duduk dibangku sekolah, hal ini menurutnya lebih relevan dilakukan karena siswa membutuhkan penyesuaian diri dikarenakan sudah lama siswa tidak duduk dibangku sekolah, hanya saja saat ini kami sementara melakukan penyusunan pedoman teknis pelaksanaan Recovery psikis tersebut,” tutur Rosmini. Lap Ibrahim)

JANGAN LEWATKAN