Harga Lada Naik, Kecurangan Pun Mulai Terjadi

LUTIM, SINYAL TAJAM. COM – Petani lada Towuti, lutim  dan sekitarnya mulai tersenyum lebar itu setelah  harga lada yang sempat anjlok  mulai membaik, namun  dalam kesempatan ini ada juga sebagian petani lada yang  nakal di duga melakukan kecurangan terhadap seorang pengepul.

Seperti yang terjadi pada salah satu pengepul lada, Rahmat Baco , selaku pengelolah Cc Rachmat  Gudang Merica Indra Rusli, mililk Abdul  Munir S.E, di jalan poros timampu kampung baru.

Kejadian ini di ketahui ketika dua orang karyawan gudang, Indra dan Rusli membuka satu  karung yang berisi lada untuk di sortir, namun setelah di buka mereka  heran karena lada tersebut tercampur dengan pasir.

Abdul Munir, selaku pemilik gudang membenarkan adanya kejadian tersebut, “ya” memang benar ada lada yang di beli pengelolah gudang kami yang tercampur dengan pasir.

Menurut Abdul munir, saat di komfirmasi awak media sinyal tajam  via telpon, 24/4/2021, “kejadian ini bukan hanya kali ini saja tapi sudah dua kali  terjadi,”ungkapnya.

Menurut dia, belum di ketahui pasti dari mana asal lada yang di campur dengan pasir tersebut, apakah dari penjual atau pengepul.

” Untuk itu saya hanya minta kepada pengelolah gudang saya agar berhati – hati  setiap saat melakukan pembelian lada baik dari petani maupun dari pengepul, karena ini bisa membuat kualitas lada kurang bagus, sehingga dapat mempengaruhi harga, dan setiap melakukan pembelian lada harus di periksa terlebih dahulu, “tandasnya.

Begitu juga pesan dari keluarga Abdul Munir, ” buat saudara – saudaraku, kalau bisniski itu jangan ki curang begini kasihan karena ini kedua kalinya mi gudang di timampu di kasi masukan barang dari anggota pengepul seperti ini.lap MS.

JANGAN LEWATKAN