Kanit Binmas Polsek Bangkala  Mendatangi TKP Perahu Nelayan Yang Tenggelam

Jeneponto.Sinyaltajam.com-Sebuah Perahu nelayan mengalami kecelakaan  yang di Sewa oleh Komunitas Mancing yang berasal dari berbagai daerah di ligkungan Bahari  Kelurahan Pantai Bahari kecamatan Bangkala kabupaten Jeneponto.Minggu (25/4/2021)

Setelah mendapatkan laporan tentang terjadinya laka laut, maka kanit Binmas polsek bangkala H.Muhiddin, langsung mendatangi TKP untuk mendapatkan keterangan yang  lebih akurat.

Menurut Kanit binmas Melalui Plt Humas Kabag Humas Polres Jeneponto Syahrul SH, ada beberapa  nama para  nelayan yang  mengalami laka laut yang di peroleh  di TKP, di antaranya  Haris bin Hendrik dari Makassar, Iyan bin H.Jintan dari Makassar, Tri Sasono bin Sukimin
dari Gowa, Mono bin Supono dari Sungguminasa Gowa, dan Rudi bin Wagiman dari Takalar.

Di ketahui   sebelumnya  mereka  menyewa sebuah perahu nelayan milik Resa Dg.Beta yang beralamatkan di  lingkungan Bahari Kelurahan Bahari dan  perahu  tersebut, di nahkodai sendiri, dan  sekitar pukul 06.30 wita mereka berangkat ke laut dengan menggunakan perahu tersebut bersama 2 ( dua ) buah perahu lainnya yang ikut bersamanya.

Disaat mereka asik memancing, sekitar pukul 11.30 wita, tiba-tiba saja mesin perahu langsung  mati dan hilang kendali ditambah terjangan ombak yang besar disertai angin yang cukup kencang, sehingga perahu tiba – tiba terbalik lalu para penumpang dan nahkodanya panik, namun mereka tetap berusaha untuk naik bertengger di bagian perahu.

Pada saat mereka berhasil naik bertengger,sala satu penumpangnya yang bernama Haris bin Henrik berusaha untuk menyelamatkan diri dengan cara  melompat turun kelaut lalu berusaha berenang untuk menggapai perahu temannya.

Dan iapun berhasil lalu kemudian dievakuasi kedaratan sedangkan yang lain tetap bertengger di atas pantat perahunya sambil menunggu bantuan, 

Tak lama kemudian  para warga nelayan bersama-sama  datang untuk  memberikan bantuan dengan cara  menggerakkan beberapa perahu nelayan yang ada di sekitarnya   terhadap korban yang masih terombang ambing di tengah laut, dan sekitar pukul 15.00 wita, semua korban berhasil di evakuasi dengan selamat tanpa ada meninggal dunia maupun luka – luka.

Menurut Syahrul, “semua  korban dalam keadaan sehat walafiat dan  telah kembali ke rumahnya masing-masing dengar sehat,  meskipun perahu yang di gunakan mengalami kerusakan di bagian mesin namun perahu tersebut berhasil di evakuasi.tandasnya. Lap Ridwan Tompo

JANGAN LEWATKAN