Anggaran Randis Dusun Tarabbi diduga digelapkan !, Aparat Desa Kena Imbasnya

Empat Bulan Tak Dibayar Honornya, Aparat Desa Ancam Mogok Kerja

Sinyal tajam,Lutim-Aduu! kasihan aparat Desa Tarabbi tidak dibayar tunjangannya, selama 4 bulan ini. Sehingga mereka ancam mogok kerja.

Hal itu di sebabkan adanya dugaan penggelapan dana pembayaran motor randis dusun Tarabbi yang di lakukan bendahara lama.pada Februari bulan kemarin 2021.

Dan kejadian itu berimbas kesemua aparat desa, dan sampai saat ini tunjangan mereka belum dicairkan.

Seperti yang dikeluhkan aparat desa Tarabbi Kisman dan Masding bahwa dirinya sedih dengan adanya cobaan yang menimpa desanya, karena ula satu orang semua jadi terkena dampaknya.

“Pusing betul kami ini terancam tak mampu bayar zakat fitrah dan belanja untuk kebutuhan hari raya idul Fitri, Karena tunjangan selama 4 bulan tidak di bayarkan,” ujar Masding.

Di ketahui ada dua yunit anggaran motor randis kepala dusun, itu di duga di gelapkan oleh bendahara desa lama berinisial ( RS), kurang lebih ,Rp 37.800.000,00 yang bersumber dari APBD.

“Jadi Ada dua dusun yang terdaftar namanya untuk mendapatkan motor randis tersebut, yakni dusun dandawasu dan dusun lembah namun semua itu hanya mimpi belaka akibat perbuatan bendahara lama yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya lagi.

Lanjut dia kami sempat mempertanyakan ke Kadis PMD, Halsen, terkait tunjangan aparat desa kami namun Halsen, meminta bendahara desa Tarabbi untuk mengembalikan anggaran motor Randis tersebut.

“Iya jadi gara-gara anggaran motor randis itu kami belum terima tunjangan selama 4 bulan ini, dan sementara idul Fitri tinggal beberapa hari dan keluarga kami butuh belanja untuk kebutuhan hari raya idul Fitri ini,” Ucapnya dengan nada sedih. Senin (10/5/2021).

Menurut dia bahwa beberapa hari lalu dirinya dan ketua BPD sempat bertemu Halsen dikantor PMD dan melakukan perbincangan terkait tunjangan aparat desa Tarabbi yang sampai saat ini belum dibayar.

“Tidak usahmi pak dusun dulu ambil tunjangannya termasuk aparat desa BPD mi saja dulu, karena bendahara belum kembalikan itu uang motor Randis dusun, “tuturnya Masding meniruhkan Ucapan Kadisnya.

Sementara bendahara baru , Mersiana bungaa yang menggantikan bendahara lama saat di hubungi tim media sinyal tajam.com lewat telepon selulernya mengatakan kadis PMD, Halsen tidak mau mengeluarkan surat rekomendasi ke -keuangan. Dengan alasan bendahara lama belum juga mengembalikan anggaran motor Randis dusun itu. Kata Mersiana.
Lap Tim

JANGAN LEWATKAN