Bupati Budiman Sidak Dinas Kelautan, Ini Yang Terjadi!

Sinyal Tajam.Lutim – Bupati Lutim bersama beberapa bawahnya melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Kelautan desa Wawanriu, kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur. Selasa (11/5/2021) pukul 11.00.Wita.

Kedatangan orang nomor satu itu disambut oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan sejumlah pejabat Dinas tersebut.

Bupati Budiman saat keluar dari ruangan Kadis kelautan dia langsung menuju samping kantor sambil berjalan kaki dan melihat-lihat halaman kantor tersebut yang di penuhi sedikit sampah.

Dan diapun menegurnya agar sampah tersebut segera dibersihkan.

“Ini banyak sampah kalau bisa dibersihkan biar keliatan indah dan bersih,” Kata Bupati.

Setelah itu diapun menuju ke penangkaran bibit ikan tepatnya didepan kantor dinas kelautan.

Sambil berdiskusi ringan bersama Plt Kepala Dinas Kelautan dan Kabid yang membidangi Budidaya dan juga sejumlah pejabat dinas tersebut hadir mendengar.

Dia sambil menunjuk penangkaran bibit ikan itu dan mengatakan ini sangat luas dan perlu dimanfaatkan.

“Ini perlu di kelola agar bisa menghasilkan. Dijawa saja itu got tempat mereka pelihara ikan bisa menghasilkan rupiah apalagi ini sangat luas,” tuturnya.

Bupati Budiman juga berharap dinas perikanan Luwu Timur ini bisa jadi contoh panen perdana agar penambak datang berguru teknis cara memelihara ikan yang baik.

“Na sampai sekarang ini tidak ada yang datang bertanya karena mungkin tidak ada contoh yang mereka lihat, jadi kita harus kreatif inovatif dan produktif,” kata Budiman.

“Jadi saya berharap lahan yang begitu luas dapat dimanfaatkan sebaik- baiknya dan hasilnya untuk dijadikan percontohan masyarakat,”Harapnya kedinas Kelautan.

Sementara Kadis kelautan yang dimintai tanggapannya terkait harapan Budiman itu untuk mengembangkan budidaya ikan di lokasi depan kantornya.

“Kedatangan Budiman ini sesuatu motivasi untuk kami disini, “tutur Agus Salim.

Dan saya juga sebelumnya sudah sampaikan baik cleaning servis dan juga aparat disini untuk hal itu.

“Tapi dalam kondisi seperti ini bulan puasa terbatas tapi bukan sesuatu yang tidak bisa kita lakukan, dan janji setelah lebaran dalam waktu dua Minggu kami akan lakukan seperti apa yang diharapkan bupati insah Allah habis lebaran kami lakukan aktivitasnya.

“Saya sadari kami memang masih ada kekurangan seperti apa yang di lihat oleh pak bupati sendiri, masih banyak memang yang perlu di terapkan lagi, apa lagi luasan kita disini berbeda dengan instansi lain atau SKPD lain, kita punya luas bawa tanam kita sendiri ada dua hektar, di sisi lain banyak yang butuh pemeliharaan sementara anggaran kita terbatas,” ungkapnya

Lap Masding.

JANGAN LEWATKAN