Ini Harapan Bupati Budiman Terkait Harga Lada di Lutim

Sinyal Tajam.com. Lutim-Usai mendampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, M.Si meresmikan Rumah Susun Polres Lutim, Bupati Lutim Drs. H. Budiman, M.Pd mengungkapkan harapannya terkait kestabilan harga Lada di Lutim. Kamis, 10 Juni 2021.

“Insya Allah, awal bulan Juli akan ada agenda pejabat Dirjen Kemenko ke Lutim. Kehadiran pejabat ini, selain berkunjung juga akan memantau dan kita berharap bisa menstabilkan harga Lada di Lutim. Tentunya kita berharap kedatangan salah seorang pejabat Kemenko ini akan berdampak baik pada perdagangan lada, dan berikut tentunya masyarakat petani lada akan lebih sejahtera,” urai Budiman.

Ia juga mengingatkan bahwa di Bumi Batara Guru ini, ada keberhasilan dibidang pertanian yang telah dicapai saat Alm. H. Muh. Thorig Husler masih menjabat Bupati, khususnya pada tanaman Lada.

Keberhasil tersebut yakni telah diperolehnya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Lada bagi Towuti Luwu Timur yang diserahkan Sekjen Kemenkumham RI kepada Bupati Luwu Timur, Muh. Thorig Husler di Hotel Claro Makassar tahun lalu.

Terbitnya sertifikat IG ini lanjut Budiman, menandakan Lada Luwu Timur sudah diakui negara. Dan lada Luwu Timur sudah siap bersaing di pasaran internasional.

“Keluarnya sertifikat IG ini membuktikan Bupati Luwu Timur (Alm. Husler) tidak tinggal diam atas keterpurukannya petani lada di Luwu Timur di masa itu. Husler terus berjuang agar Lada Lutim kembali berjaya dan petani sejahtera. Hasil perjuangan Husler memperoleh Sertifikat IG harus bisa para petani manfaatkan. Untuk bisa dimaksimalkan dan memanfaatkan keberadaan sertifikat IG itu,” ujar mengenang.

Selain itu, Pemkab Lutim juga sudah membangun gudang penampungan di Pekaloa, sisa mengadakan mesin pengolahan lada (mesin pembersi lada). Sehingga kemudian hasil produksi lada ini bisa semakin memiliki nilai jual yang normal berstandar, karena sudah bersertifikat.

“Untuk itu, peran Pemerintah Daerah Lutim saat ini bagaimana menjaga agar sertifikat ini bisa bertahan dan bisa tetap menjaga kualitas dan kuantitas produk lada kita. Namun tentunya harus didukung oleh seluruh kelompok pekebun lada yang masuk dalam kawasan area IG harus didata selanjutnya diberikan pembinaan produksi lada sesuai persyaratan yang di tetapkan oleh IPC, Esa, ASTA,” Tutup Bupati. Lap Tim

JANGAN LEWATKAN