PT.CLM Tidak Penuhi Tuntutan Warga Aksi Akan Berlanjut Lebih Besar

SINYAL TAJAM.LUTIM-Kepala desa Pongkeru Aksan, di bawah terik matahari bersama masyarakat Pongkeru di kelilingi aparat Kepolisian dan TNI angkat bicara, ”kalau PT.CLM tidak menghargai atau mengabaikan tuntutan masyarakat dia akan tutup tambang CLM ini,” kata dia ditengah-tengah Masyarakat.

“Kalau hak masyarakat di abaikan saya bisa tutup ini, ini masyarakat hanya minta haknya dalam 9 poin dalam bentuk pemberdayaan dan tanggungjawab perusahaan CLM mengelola sumberdaya alam di kampung sini,”tegasnya.

Dia juga mengatakan sebagai pemerintah desa hanya bisa membantu di atas meja saja, seandainya tidak ada Garuda kata dia sambil memegang Garuda di dadanya, sudah ribut dari tadi karena kami diamanatkan pemerintah untuk menjaga investasi menjaga masyarakat dan melindungi masyarakat.

“Saya bukan peserta demo tapi kita mendukung masyarakat menuntut haknya dan kalau sudah begini caranya berat sebelah CLM tidak hadir itu artinya tidak menghargai masyarakat,” ucapnya.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut terlihat warga masyarakat Pongkeru kurang lebih 150 orang di lokasi tambang CLM dibawah komando Yaya. Kamis 29 Juni 2021. Menuntut Perusahaan tambang CLM 9 poin.

Yang pertama Permintaan PIT setara PT.Gunung Verbeck Karebbe ( PT.GVK) .

Percepatan pembayaran dana kompensasi tanaman.

Pembayaran konpensasi tanaman oleh kontraktor dan subkontraktor yang belum terealisasi.

Permintaan konfirmasi ke masyarakat ketika ada supply kendaraan dan alat berat.

Menolak adanya kontraktor harian.

Menolak karyawan dari luar Desa pemberdayaan.

Peningkatan kapasitas karyawan.

Menolak tindakan semena-mena perusahaan terkait lahan masyarakat yang akan dikelolah.

Menolak pemasangan plank iup dan IPPKH tanpa diskusi.

Setelah beberapa jam berunjuk rasa Waka Polres Kompol Muh.Rifai Meminta beberapa perwakilan untuk duduk bersama di ruang Polres Luwu Timur untuk membicarakan tuntutan tersebut dengan menghadirkan perwakilan PT.CLM, dan hal itu di sepakati korlap pendemo dan tokoh masyarakat.

Namun setelah berjam jam duduk bersama diruang Polres Luwu Timur tapi sayang seribu sayang pihak CLM yang diharapkan tidak nongol akhirnya perwakilan masyarakat Pongkeru kecewa berat.

Usman yang dikonfirmasi mengatakan,Saya mau PT.CLM hadir meskipun itu belum ada keputusan dari CLM asalkan dia hadir dulu di tengah-tengah masyarakat mendengarkan apa yang jadi tuntutan warga meskipun nantinya keputusannya harus menunggu hasil dari pimpinannya di pusat kami siap,” Ujarnya.

Dia juga mengungkapkan secara tegas ,”apabila tuntutan kami tidak dipenuhi hari ini maka aksi akan berlanjut lebih besar,” ucap Usman dengan tegas .Lap Tim

JANGAN LEWATKAN