Aksi Warga Desa Arolipu tuntut Desanya ikut Pilkades

LUTIM. SINYALTAJAM.COM – Aksi Unjuk Rasa Forum  Komunikasi  (Fokus) Percepatan Desa Persiapan Arolipu di Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur berlangsung di pertigaan lampu merah Jalan pahlawan Desa Bawalipu, Kamis (16/09/21). dengan aksi massa dipimpin Agil Nugraha Bachtiar sebagai Koordinator lapangan dan Abduh Rahman selaku jendral lapangan.

Aksi Unjuk Rasa yang dilakukan menuntut Percepatan Desa Persiapan Arolipu untuk penataan desa menjadi desa defenitif karena menjelang Pilkades serentak yang akan digelar bulan Nopember mendatang belum adanya kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Dalam aksi orasi bergantian sambil menahan kendaraan yang melintas terlihat massa membentangkan spanduk bertuliskan Gagalnya Arolipu menjadi Desa defenitif adalah sebuah penghinaan bagi warga Arolipu, PMD tidak serius mengurus pemekaran Desa Arolipu, Percepatan Desa persiapan Arolipu dan Bersatu Arolipu menuju defenitif jangan di jadikan Desa Fiktif.

Adapun pernyataan sikap dan tuntutan massa peserta aksi oleh korlapnya bahwa Kami warga Desa persiapan Arolipu menyatakan bahwa keberadaan Desa Arolipu secara defenitif adalah kebutuhan mendesak untuk percepatan pembangunan dan perekonomian masyarakat karena hak konstitusional masyarakat yang tidak bisa di tunda apalagi di halang-halangi.

Lanjut Agil Nugraha , kami meminta segera diterbitkannya Nomor kode Desa defenitif Arolipu di Kemendagri dan Kami sangat menyesalkan langkah langkah yang telah diambil oleh Pemda dan Dinas PMD Luwu Timur yang terkesan tidak fokus dan serius dalam menyelesaikan persoalan tersebut dan terkesan hanya menghabiskan keuangan daerah tanpa memberikan hasil yang positif bagi masyarakat Arolipu.

Peserta aksi unjuk rasa tergolong anarkis sebab menahan setiap kendaraan yang melintas dan menutup badan jalan dan pada saat menghadang mobil truk yang bermuatan tabung gas subsidi 3 kg massa naik diatas truk dan terjadi perseteruan dengan aparat keamanan.

Dohri As’ari, Asisten I Pemkab Luwu Timur didampingi Ketua Komisi I DPRD dan Kadis PMD menemui peserta aksi  untuk memberikan beberapa penjelasan terkait permasalahan tersebut dan meminta permasalah ini untuk kita bahas dan kita bicarakan ditempat yang tidak mengganggu fasilitas jalan umum.

Setelah upaya negosiasi peserta aksi meninggalkan lokasi aksi menuju ke Base Camp Tarampeo Cycling Club Rumah adat Wotu untuk melaksanakan mediasi dengan perwakilan Pemda Lutim yang di wakili oleh Dohri As’ri Asisten I, Hj. Harisah dari Ketua Komisi I DPRD Kab Lutim, Halsen Kadis PMD, dan Iskandar Plh Camat Wotu.

Hasil mediasi dengan peserta aksi yang dimoderatori Ayub perwakilan masyarakat desa Arolipu bahwa Komisi I DPRD Kab. Lutim dan Dinas PMD beserta perwakilan warga pemekaran Desa Arolipu akan melakukan pertemuan dengan Bupati Luwu Timur untuk membahas secara tehnis percepatan dalam pemekaran Desa Arolipu untuk di tindak lanjuti di tingkat Provinsi dan Pusat.

Leonard Bongga Komisi I DPRD Kabupaten Luwu Timur setelah mediasi mengungkapkan  akan memberikan dukungan dari segi politik dan anggaran dana untuk biaya transportasi pengurusan percepatan pemekaran Desa Arolipu ke tingkat Provinsi serta pusat dan menurutnya pemekaran desa Arolipu untuk menjadi desa defenitif harus dituntaskan agar desa Arolipu bisa mengikuti konstentasi Pilkades serentak November yang akan datang.

Lap.Tim

JANGAN LEWATKAN