Sosialisasi IEPTD, Bank Indonesia Sebut Pemkab Luwu Timur Siap Level Digital

Malili. Sinyaltajam.Com – Bank Indonesia (BI) Kanwil Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi dan Diskusi Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) dan Penyusunan Roadmap Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Rabu (29/09//2021).

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur teresebut dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Luwu Timur, Senfry Oktovianus.

Dalam sambutannya, Senfry Oktavianus mengatakan, sebagai upaya mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam menimplentasikan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menerbitkan SK Bupati Luwu Timur Nomor 110/F-04/III/2021 tentang Pembentukan TP2DD Kabupaten Luwu Timur tanggal 8 Maret 2021.

“Saat ini Pemkab Luwu Timur mengelola 9 jenis pajak daerah dan 14 jenis Retribusi dengan metode pembayaran melalui mekanisme Kanal Digital,” kata Senfry Oktavianus.

Masih kata Senfry, Pemkab Luwu Timur dan Bank Sulselbar Cabang Malili sedang mengembangkan Sistem Pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan intervensi 5 jenis pajak daerah dan 2 jenis retribusi daerah.

Selain itu, Pemkab Luwu Timur juga telah menerapkan transaksi non tunai terhadap belanja daerah baik pembayaran gaji ASN/Non ASN, tambahan penghasilan, Perjalanan Dinas serta bantuan keuangan Pemerintah desa dengan mekanisme pembayaran ke rekening masing masing sesuai Perbup Luwu Timur Nomor 13 Tahun 2018 tentang Implentasi Transaksi Non Tunai tanggal 29 Juni 2018.

Terakhir, Senfry mengharapkan sosialisasi elektronifikasi transaksi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan QRIS dapat memudahkan Pemerintah Daerah sesuai kemajuan teknologi.

“Guna meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah dan mendukung tata kelola mengitegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah serta pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat. Besar harapan kami kepada BI untuk dapat memberikan bimbingan serta masukan terkait penerapan ETPD di Kabupaten Luwu Timur,” pintanya.

Sementara Deputi Direktur Kanwil BI Sulsel, M. Ali Afhan, berharap dengan dilaksanakannya sosialisasi dan diskusi ini, dapat meningkatkan IETPD Luwu Timur.

Ali menyebutkan, ada beberapa tingkatan IETPD, yaitu level 1 inisiasi, level 2 berkembang, level 3 maju, dan level 4 digital.

“Jika melihat potensi Luwu Timur, maka bisa segera merumuskan bagaimana mencapai level digitalisasi. Kita akan lakukan roadmap untuk mencapai level digitalisasi 2024,” kata Ali.

Roadmap tersebut, katanya, akan diperkuat dalam pelaksanaannya. Maka dari itu dia berharap ada Peraturan Bupati untuk pelaksanaannya, sehingga program tersebut bisa dijalankan bersama-bersama.

Kegiatan Sosialisasi dan Asistensi IETPD dan Penyusunan Roadmap TP2DD diikuti Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Malili, Idham Haliq dan sejumlah kepala OPD dan Camat. (hms/ikp)

JANGAN LEWATKAN