Dua Tersangka di Desa Matano Satu Sudah Ditahan

Malili. Sinyaltajam.com- Dua orang aparat desa Matano jadi tersangka di Polres Lutim yakni Kades dan kaur keuangan Desa Matano Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Wakapolres Muh. Rifai saat gelar Press Release di Mapolres Lutim, Senin 04/10. Pukul 1.00.Wita. Yang didampingi kasat Reskrim Polres Lutim Elik Kendek.

“Dua orang aparat di desa Matano yang jadi tersangka itu satunya NR sudah ditahan dan satunya lagi DJ masih masih belum menghadiri panggilan,” tuturnya.

Sementara NR ini di lakukan penahanan sejak tanggal 18 September 2021 sedangkan JD tidak menghadirkan surat panggilan ke 1 dan akan dilakukan pemanggilan ke 2 kepada JD.

“Jadi dua tersangka ini, itu  berdasarkan hasil pemeriksaan inspektorat yang ditemukan kerugian mencapai Rp. 869.013.479 , sehingga dilakukan penyidikan oleh unit Tipikor Polres Lutim dengan surat Nomor : SP. Sidik/30/V/Reskrim, pada tanggal 3 Mei 2021.

Menurutnya pasal yang di persangkakan yaitu pasal 2 , pasal 3 dan pasal 8 dengan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU Nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Adapun ancaman hukuman dari perbuatan 2 orang tersangka yang merugikan keuangan negara, sebesar Rp. 869.013.479, pasal 2 paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun penjara,”ujarnya.

Denda paling sedikit Rp. 200.000.000,- dan paling banyak 1.000.000.000, selanjutnya ancaman hukuman pasal 3 paling singkat 1 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp. 50.000.000,- dan paling banyak 1.000.000.000, kemudian ancaman hukuman pasal 8 paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun dan denda paling sedikit Rp. 150.000.000,- dan paling banyak Rp. 750.000.000. Lap Tim.

JANGAN LEWATKAN