Pemdes Manurung Gelar Sosialisasi Perlindungan Anak dan Perempuan

Atas Post

Lutim. Sinyaltajam.com – Pemdes Manurung selenggarakan sosialisasi (P3A) Dalam rangka menindak lanjuti peraturan Undang-undang No.16 Tahun 2019 tentang perkawinan serta mengkampanyekan stop kekerasan terhadap anak dan perempuan.senin (25/10).

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk untuk mengingatkan kepada masyarakat terkait perkawinan yang mana usia perkawinan itu harus diatas 19 tahun,” ujar Irwan Kades Manurung dalam sambutannya.

Dia juga mengatakan bahwa sosialisasi ini untuk mengantisipasi dan sekaligus bagaimana kita mengkampanyekan kepada masyarakat untuk stop kekerasan terhadap perempuan dan anak,mereka perlu untuk dilindungi,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga bekerjasama oleh Mahasiswa KKN angk. 66 UIN Aluddin Makassar sebagai bagian realisasi dari program kerjanya selama ber-KKN di desa Manurung.

Dalam kesempatan lain Kordes (Koordinator Desa) KKN UIN Makassar A. Muh. Alfiqhi menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak pihak yang membantu terlaksananya kegiatan ini dan berpesan untuk kemudian membantu pemerintah mengsosialisasikan hal tersebut baik dilingkungan kampus maupun dilingkungan tempat tinggalnya.

“Terimakasih atas kerjasama ta semua sehingga acara ini bisa kami laksanakan dan kedepannya apa yang kami dapatkan di sosialisasi ini akan kami sosialisasikan pula dilingkungan kampus dan masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan ini berlangsung pukul 09.00 wita sampai selesai bertempat di aula kantor Desa Manurung dihadiri Ketua Bpd dan Anggota,aparat pemerintah Desa,dan beberapa unsur masyarakat dengan Narasumber dari Kementrian Agama Kab. Luwu Timur diwakili oleh Rusdi Daming, S.Ag.,M.H Kepala KUA kec. Malili dan Hj. Juleha Talib Kabid. Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial & P3A Kab. Luwu Timur serta kadis Kesehatan lutim Hj. Rosmini Panding.

Lap.Herman Jaya

JANGAN LEWATKAN