Pandangan Fraksi PAN yang disampaikan Hj.Harisah ditanggapi Bupati Saat Sidang Paripurna

Lutim. Sinyaltajam.com – Terkait Penyusunan RAPBD Tahun 2022, Bupati Budiman mengucapkan terimakasih atas apresisasi yang disampaikan oleh Fraksi PAN Hj.Harisah Suarjo saat sidang paripurna DPRD.Senin (1/11 )

“Tentunya Pemerintah Daerah akan terus berupaya untuk memenuhi ketentuan penyusunan RAPBD sebagaimana yang di atur dalam peraturan perundang-undangan,”Jelas Budiman.

Mengenai penanganan banjir yang ada disekitar Pujasera dan Andi Nyiwi Park, dapat dijelaskan bahwa besaranya debit air dari beberapa titik yang mengarah ke drainase sekitar Pujasera sudah melebihi kapasitas daya dukung drainase, sehingga dipertimbangkan untuk melakukan pembenahan kembali drainase yang ada dengan pelebaran dimensi saluran, pembuatan bak kontrol dan Plat Duicker sebagai Cross Section yang melintasi jalan untuk menuntaskan debit air yang sering tergenang dititik tersebut.

Bupati Budiman mengatakan bahwa terkait usulan pembangunan tribun upacara lapangan Solo akan menjadi pertimbangan di tahun-tahun mendatang, sebagaimana yang telah di jelaskan di atas bahwa focus pembangunan tahun 2022 di alokasikan pada keberlanjutan pembangunan Stadion Olahraga Malili.

Terkait pengaspalan jalan Desa Manurung Kecamatan Malili, H.Budiman menjelaskan bahwa ruas tersebut masuk dalam usulan DAK Tahun 2022 dan masih proses verifikasi oleh Pusat Fasilitas Infrastruktur Daerah Kementerian PU-PR, dan untuk jembatan Desa Lakawali kondisinya masih dapat dipergunakan sebagai lalu lintas harian masyarakat setempat sehingga belum menjadi prioritas.

“Untuk betonisasi jalan poros Pekaloa-Mahalona kegiatan pembuatan jalan beton diruas tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah dan akan dilanjutkan pada TA. 2022,” ungkapnya.

Selanjutnya terkait pembangunan Rumah Sakit Towuti, Budiman mengucapkan terimakasih atas saran yang disampaikan oleh fraksi, sesuai RPJMD yang telah kita tetapkan, Pembangunan Rumah Sakit Towuti direncanakan di bangun pada Tahun 2023, namun pentahapan dokumen kelengkapan pembangunan tersebut akan dilaksanakan pada tahun sebelumnya yang akan melibatkan OPD teknis seperti Baperlitbangda, Dinas Kesehatan, DLH, dan Dinas Perkimtan sementara dalam tahap koordinasi.

“Begitu juga progress rencana BLUD terhadap puskesmas, sampai saat ini masih dalam tahap pengkajian,”tandasnya.

Sementara untuk kuota ketersediaan pupuk petani tambak yang di tangani oleh Penyuluh melalui RDKK, dan itu menjadi kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian yang mengintegrasikan penyusunan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok secara Elektronik (E-RDKK) dengan Sistim Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), sehingga kelompok petani tambak yang tidak terdata dalam SIMLUHTAN tidak akan mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.

“Untuk itu Pemerintah Daerah akan mendorong agar RDKK kelompok petani tambak dapat di usulkan melalui aplikasi SIMLUHTAN agar kelompok petani tambak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi,”kata Budiman.

Selanjutnya terkait pengelolaan sampah TPA adalah tempat pemrosesan akhir sampah, sedangkan untuk pemilihan sampah di lakukan di sumber penghasil sampah. Selama ini kami telah melakukan proses pengurangan sampah ke TPA melalui bank sampah.

“Untuk APD pada petugas kebersihan itu setiap tahun  telah di anggarkan pengadaan APD untuk setiap petugas kebersihan,” tutupnya. Lap Herman Jaya.

JANGAN LEWATKAN