Gelar Rapat Penyusunan RKS Tahun Anggaran 2022, Sekolah Wajib Pasang Papan Dana Bos

 

Lutim, Sinyaltajam.com –Dalam rangka menghadapi Tahun Anggaran 2022 Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur menyelenggarakan rapat dengan Tim Pengawas, Kepala sekolah dan Bendahara. Rabu (24/11)

Dalam penjelasannya mengenai agenda rapat yang dilaksanakan tersebut Kabid Dikdas, Amiruddin saat dikonfirmasi wartawan Sinyal Tajam menjelaskan, “Terkait rapat yang di laksanakan tadi ada beberapa hal yang dibahas untuk menghadapi Tahun anggaran 2022 mendatang, Diantaranya terkait pelaksanaan kegiatan di sekolah oleh Kepala sekolah maupun bendahara, tata kelola keuangan sekolah. semua itu kita bahas tadi,”Jelas Amiruddin.

“Selanjutnya karena dalam diskusi rapat tadi berkembang, sehingga banyak hal-hal lain yang dibahas, baik mengenai pelaksanaan tugas Kepala Sekolah para bendahara dalam menyelesaikan tugasnya sebagai perangkat sekolah. kendala serta prestasi-prestasi yang telah ditorehkan oleh kepala sekolah, semua itu masuk dalam pembahasan,” ujarnya.

“Jadi intinya adalah semua pihak yang berkiprah di bidang pendidikan harus meningkatkan kinerjanya dan untuk menghindari berbagai penyimpangan harus punya sikap transparansi,” ungkap Kabid Dikdas.

Selanjutnya menurut Amiruddin salah satu bentuk transparansi adalah harus memasang papan transparansi Dana BOS yang dikucurkan oleh pemerintah ke Sekolah, kalau tidak dilaksanakan akan mendapat teguran dari pihak Dinas.

Lanjut kata Dia, “Dalam penganggaran disekolah harus mengacu pada 8 standar Nasional Pendidikan yang masuk dalam Juknis dana BOS, termasuk langkah-langkahnya, standar Surplusnya, standar izin, pengelolaan, pembiayaan, standar proses, GTK, juga lainnya. Jadi semua itu harus ada porsi anggarannya,” kata Amiruddin.

Menurutnya lagi bahwa tidak ada satu pun dari 8 standar Nasional penganggaran itu tidak mendapatkan porsi dari total anggaran yang dikelola, tinggal Sekolah yang tahu persentasenya dan mengatur yang mana bisa mendapatkan anggaran banyak, yang mana sedikit ,semua itu harus masuk di RKS.

Dia kemudian menambahkan, “Untuk setiap kegiatan di Sekolah baik di awal atau di akhir pelaksanaan, tetap di adakan rapat, yang disebut juga rapat Dewan Guru,” tutup Amiruddin

Pelaksanaan Rapat RKS tersebut adalah pelaksanaan sesi pertama,bertempat di aula Dinas Pendidikan dihadiri Tim pengawas, Kepala Sekolah dan bendahara tingkat SD dari wilayah Kec.Tomoni, Tomoni Timur, Towuti dan Nuha

dan untuk sesi ke 2 akan dilaksanakan pada hari Jumat dengan pembahasan yang sama. Tutupnya (*)

Laporan: Herman Jaya

JANGAN LEWATKAN