banner 728x250

Hadirkan Ketua KPU Sulsel, PMII Cabang Takalar Gelar Dialog Publik

Dialog Publik
Dialog Publik PMII Kabupaten Takalar hadirkan Ketua KPU Sulsel Faisal Amir sebagai narasumber, Kamis (10/02)||
banner 120x600
banner 468x60

Faisal Amir : Proses Demokrasi di Indonesia  Telah Memasuki era 5.0

TAKALAR, SINYALTAJAM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang kabupaten Takalar menggelar Dialog Publik dipuncak Hari Jadi Takalar yang ke – 62 tahun bertempat di Cafe Kembar Jipang pada Kamis (10/2/2022).

Dalam dialog tersebut menghadirkan narasumber antara lain Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Provinsi Sulawesi Selatan, Faisal Amir, Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Takalar, Ibrahim Salim, Ketua MKGR Kabupaten Takalar, Ridwan S Buana, dan Ketua Mabincab PMII Kabupaten Takalar, Yardi.

Dialog Publik ini mengangkat tema ” Format Demokrasi & Sistem Politik Indonesia diera Disrupsi ”

Dialog berlangsung alot, karena keempat narasumber membakar semangat peserta yang begitu antusias mendengar pemaparan para nara sumber terkait proses demokrasi dan partai politik.

Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir memaparkan kalau hari ini kita bukan lagi memasuki era 4.0 tetapi sudah menuju 5.0 dimana harus ada formulasi dari KPU dan Bawaslu untuk meningkatkan Kualitas Dmdemokrasi di Indonesia.

“Sekarang kita bukan lagi memasuki era 4.0 tetapi kita akan menuju era 5.0 atau Five Point zero sehingga harus ada formulasi yang tepat untuk meningkatkan kualitas demokrasi kita, ini menjadi tugas KPU dan Bawaslu,” tuturnya.

Lanjut Faisal Amir mengatakan bahwa harus ada sinergi antara masyarakat, partai politik, dan penyelenggara itu sendiri untuk mencapai keinginan itu.

Sementara itu, Yardi, S.T., M.Si selaku Majelis Pembina Cabang PMII Takalar menambahkan bahwa memang harus ada format baru yang dibuat oleh KPU dan Bawaslu selaku pengawas dan penyelenggara demokrasi di Indonesia apalagi untuk saat ini kita sudah masuk diera baru dimana aktivitas kita lebih banyak di media sosial.

“Era saat ini adalah era disrupsi yang memaksa kita semua harus lebih aktif dalam media sosial termasuk dalam pelaksanaan tugas-tugas dari KPU dan Bawaslu,”ucapnya.

Sementara itu, ketua MKGR Kabupaten Takalar Ridwan S. Buana, S.H., M.Si lebih mengarah pada keterlibatan dan partisipasi Partai Politik dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Narasumber terakhir, Ketua Bawaslu Takalar Ibrahim Salim, S.S., M.H membahas terkait pelaksanaan tugas dan wewenang Bawaslu Kabupaten Takalar dalam melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran Pemilu.

“Dalam pelaksanaan Pemilu kami membuka ruang kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat terlibat dalam pengawasan partisipatif” ucapnya.

(Irwansyah)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *