banner 728x250

KPU Bantaeng Gelar Rakor Pemutakhiran DPB Triwulan I 2022, Pemilih Berpotensi Bertambah 600 Orang

RAKOR DPB. KPU Bantaeng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan I, di Aula Husni Kamil Manik kantor KPUD setempat, Selasa (29/3/2022).
banner 120x600
banner 468x60

BANTAENG, SINYALTAJAM.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan I yang dipimpin Ketua KPU Bantaeng, Hamzar Hamna, S.Pdi. Selasa (29/3/2022) di Aula Husni Kamil Manik.

Hadir dalam kesempatan tersebut Komisioner Bawaslu Bantaeng, pejabat dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Polres Bantaeng, Kodim, Kemenag Bantaeng, Kabid PMD, Camat Pa’jukukang, Abdul Haris, dan perwakilan sejumlah partai politik.

Menurut Hamzar, DPB ini dilaksanakan sesuai amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 20. Meski diakui, PDB dimasa pandemi COVID-19 cukup sulit untuk mendapatkan data pemilih baik pemilih baru maupun yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Namun KPU Bantaeng tetap berusaha sebaik mungkin mendapatkan data yang akurat. Kedepan pihaknya juga memastikan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, agar setiap warga terdaftar dalam daftar pemilih secara akuntabel dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Semoga lewat upaya tersebut dapat meminimalisir terjadinya bengkalai dalam daftar pemilih jelang tahapan pemilu tahun 2024. Harapan kami, daftar pemilih nantinya dapat akuntabel dipercaya, rapi, tertib dan lancar,” jelas Hamzar.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Kasmawati sangat mengharapkan keterlibatan para pihak, termasuk partai politik dan masyarakat untuk memberikan masukan atau tanggapan terkait data pemilih baru, pemilih TMS, alih status atau pindah domisili. Sehingga KPU Bantaeng dapat memiliki data pemilih yang akurat pada Pemilu 2024 mendatang.

Ketua Devisi Data dan Informasi KPU Bantaeng, Kasmawati.

“Harapan kami bagaimana setiap stakeholder secara dini dilibatkan dalam data pemilih berkelanjutan. Tujuannya agar berbagai pihak ikut berkontribusi memberikan masukan, tanggapan terhadap pemutahiran data pemilih berkelanjutan,” ungkapnya.

Kasmawati menyebutkan, pada Januari 2022, jumlah DPB sebanyak 145.757 pemilih. Dengan rincian pemilih laki-laki 69.989 pemilih dan perempuan 75.768 pemilih. Sementara DPB pada Februari di 8 kecamatan dan 67 desa/kelurahan mengalami penambahan 166 pemilih atau sebanyak 145.923 pemilih. Terdiri dari laki-laki 70.085 pemilih dan perempuan sebanyak 75.838 pemilih.

Sedangkan pemilih meninggal dunia 21 orang terdiri dari laki-laki 11 pemilih dan perempuan 10 pemilih. Selain itu terdapat pemilih pindah domisili dan keluar dengan jumlah 17 pemilih, terdiri dari laki-laki 5 pemilih dan perempuan 12 pemilih.

“Untuk rekapitulasi DPB bulan Maret belum bisa dirilis karena baru rencana diplenokan awal April mendatang. Hanya saja, diperkirakan ada potensi penambahan pemilih baru sekitar 600 orang. Begitu juga TMS diperkirakan sebanyak 400 orang,” tutupnya.

Sekedar diketahui, pada rakor tersebut banyak masukan disampaikan peserta yang hadir untuk mendukung pelaksanaan pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan, dengan harapan dapat diperoleh data pemilih yang akurat. (ris/st/*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *