Kolektor Indo Marco Mengaku Dijambret 50 Juta Ternyata Rekayasa

Atas Post

LUTIM.SINYALTAJAM.COM-Kolektor PT. Indo Marco Andi Baso yang di beritakan sebelumnya di jambret, di desa Tarengge Timur Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur Poros Sulsel itu hanya rekayasa.

Hal itu terungkap setelah Tim Resmob Polres Luwu Timur melakukan proses penyelidikan. Jumat (18/6).

Dan hasil penyelidikan, Polisi pun tidak menemukan ada tanda-tanda penjambretan atau kekerasan fisik.

Seperti yang diceritakan Andi Baso kolektor PT. Indo Marco dalam keterangan videonya mengaku dijambret (dirampok) dijalan saat mengendarai sepeda motornya saat telah melakukan penagihan disejumlah toko.

Adapun uang tagihan yang diakui dijambret sekitar Rp. 50 juta.Polisi yang mendapat laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan namun tidak ada tanda-tanda penjambretan terhadap Andi Baso.

Akhirnya Andi Baso di amankan tim Resmob lantaran melakukan rekayasa perampokan terhadap dirinya.

Dia pun telah mengakui melakukan rekayasa penjambretan untuk menggelapkan uang hasil tagihan Perusahaan Indo Marco.

“Setelah dilakukan penyelidikan oleh tim Resmob di TKP tidak menemukan ada tanda-tanda penjambretan atau pun kekerasan fisik. Akhirnya Andi Baso diamankan dan dia sudah mengakui kalau kejadian itu hanya rekayasa,”ujar Tim Resmob.

Andi Baso saat ini diamankan oleh Tim Resmob Polres Lutim untuk proses hukum lebih lanjut.

Lap Masding.

JANGAN LEWATKAN