banner 728x250

Banyak Siswa Lorong Tarabbi Tidak Masuk Sekolah Karena Tak Ada Bus

banner 120x600
banner 468x60

LUTIM,SINYAL TAJAM COM – Beberapa hari terakhir siswa(i) yang berada di Lorong Tarabbi Desa Manurung Kecamatan Malili mengeluhkan pelayanan transportasi untuk berangkat ke sekolah yang berada sekitar 25 Km dari tempat tinggal mereka.

Mereka yang berkumpul disitu merupakan siswa yang berasal dari desa Tarabbi dan juga desa Manurung yang bersekolah di SMK maupun SMA yang ada di Malili.

Menurut salah satu orang tua siswa Sudarsono dari desa Tarabbi melalui pesan WhatsApp mengungkapkan bahwa sudah beberapa hari ini anaknya tidak ke sekolah.

“Iya, Sudah beberapa hari ini anak saya selalu pulang pagi karena tidak di ambil oleh bus Lakawali maupun Manurung,”ujarnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh salah satu siswa berinisial LT melalui pesan singkat WhatsApp.

“Mulai senin kami tidak di ambil bus tidak tau apa penyebabnya,”ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu Timur, Amran saat di temui diruang kerjanya mengatakan, bahwa hal itu baru mereka ketahui setelah ada laporan masuk di grub WhatsApp mereka.

“Ini baru kami ketahui karena baru ada informasi sedangkan pak Kadis serta Kabid yang menangani transportasi darat sedang dinas luar,” ujarnya,Kamis (21/07).

Lanjut kata Amran’ “disana itu sebenarnya ada tiga bus namun yang satunya mengalami kerusakan berat yang biasa stanbay di Lakawali, jadi ini yang menjadi permasalahan buat kami karena armada kurang sedangkan siswa semakin bertambah karena adanya penerimaan siswa baru,”jelas Amran.

Amran menambahkan, jika sopir memaksakan mengambil siswa maka resikonya tinggi terutama pada keselamatan karena itu sudah over kapasitas.

“Terkait beredarnya informasi bahwa di Dinas Perhubungan ada mobil bus kecil untuk desa Tarabbi itu tidak benar,”kata Amran’.

Amran berharap untuk kedepannya agar dilakukan penambahan armada bus untuk mengakaper semua siswa yang ada.

Melalui pantauan media ini di wilayah tersebut memang bus dari Lakawali Pantai kapasitasnya sudah ful jadi susah untuk mengambil siswa lagi, dan diharapkan pemerintah daerah agar ada penambahan armada bus sekolah.

Lap Ismail

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *