Siswa Minta Ibunya Jual Tanah Untuk Beli Motor Karena Tidak Ada Jemputan Bus Sekolah, Ibunya Curhat Sambil Meneteskan Air Mata

Atas Post

LUTIM. SINYALTAJAM.COM -Seorang siswa SMA 12 Malili desak ibunya jual tanahnya untuk membeli kendaraan roda dua (motor) lantaran sudah beberapa hari ini tidak ke-sekolah disebabkan tidak ada bus sekolah yang menjemput.

Diketahui siswa tersebut bernama Abdul Rahman beralamat Desa Manurung dusun Pabeta kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Adapun informasi ini itu disampaikan oleh seorang Guru melalui pesan WhatsApp pribadi redaksi media ini, kalau ibu anak tersebut curhat ke dia sambil meneteskan air mata.

“Jadi beberapa hari ini anak itu tidak ke-sekolah karena mobil bus tak singgah menjemput siswa yang ada di Pabeta karena muatannya pul, jadi Abdul Rahman ini pulang kerumahnya dan menyuruh ibunya jual tanah untuk membeli kendaraan motor biar ada dia pakai ke sekolah,”ujarnya.Selasa 2/8/2022.

Ima ibu Abdul Rahman yang mendengar perkataan anaknya langsung menjawab dengan berkata, “tidak ada uang nak” seusai menjawab anaknya dia merasa sedih dan meniteskan air mata karena tanah tersebut satu satunya modal tempat untuk mencari nafkah dan menghidupi 3 orang anaknya dengan di tempati menanam sayur-sayuran.

“Saya tahu kejadian itu dari Ima ibu anak itu yang datang kerumah saya dan curhat ke saya bahwa dia sedih sekali dan tanpa sadar dia meneteskan air mata saat dengar perkataan anaknya suruh jual tanah untuk membeli motor, sementara tanah itu tempat dia tanam sayur dan hasilnya dijual untuk menghidupi ke 3 orang anaknya sementara ibu Ima ini sudah puluhan tahun hidup menjanda,”ucapnya.

Awalnya kurang percaya, jadi saya panggil anak tersebut, lalu saya tanya-tanya ternyata jawaban anak itu ke saya, “mauka sekolah tanta tapi tidak na ambil miki bus mau naik motor tidak ada kasian motorku na tidak ada juga uangnya mamaku sedangkan uang saya bawa ke sekolah sampai jam 2 siang kadang ada kadang juga tidak ada jawaban anak itu ke saya.

“Jadi saya berharap ada solusi dari pemerintah biar semua masalah ini bisa segera diselesaikan karena anak itu pingin sekali bersekolah,”tuturnya sambil meminta dirahasiakan namanya.

Setelah itu Redaksi Media sinyaltajam yang menerima keluhan tersebut, langsung menghubungi ketua DPRD Luwu Timur Aripin lewat WhatsApp pribadi dan meminta tanggapannya terkait permasalahan ini.

“Bapak bupati sudah menanggapi terkait hal tersebut, selaku ketua DPRD tentu mendukung kebijakan beliau. “Besok saya panggil kadis perhubungan,”kata Aripin.

Lap Tim

JANGAN LEWATKAN