banner 728x250

Dinas Perhubungan Lutim Dipanggil Komisi III DPRD, “Ada Apa Ya” ?

banner 120x600
banner 468x60

LUTIM. SINYALTAJAM. com – Dinas Perhubungan dipanggil DPRD Komisi III untuk rapat dengar pendapat soal dugaan surat uji kelayakan kendaraan (KIR) palsu.

Dalam RDP itu anggota DPRD Alpian dari Partai Hanura mengatakan soal dugaan KIR palsu dikarenakan menggunakan kertas HVS dan tidak bercode serta tak ada tanda tangan kepala dinas.

“Jadi itu alasannya petugas perhubungan Poso mengatakan KIR yang di dapati saat bertugas palsu,”ujar Alfian.

Selain itu komisi III lainya Badawi juga memberikan pembenaran seperti apa yang telah disampaikan Alpian itu dapat dikatakan KIR palsu karena tidak ada code atau tanda tangan kadis perhubungan selaku pimpinan SKPD.

“Kalau seperti itu bisa jadi dikatakan palsu,” tutur Badawi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Lutim, AR Salim menjelaskan bahwa dikeluarkannya KIR itu pada saat mesin pembuatan KIR dalam kondisi rusak.

“Iya pada waktu itu mesin pembuat KIR kami sedang mengalami kerusakan pada 6 bulan yang lalu dan waktu itu blangko kami juga habis,” ungkapnya.

Namun itu sudah sebagian diganti, itupun sebenarnya bukan palsu tapi KIR sementara karena mesin pencetak waktu rusak ditambah lagi belangko habis.

Sekedar diketahui hadir dalam
RDP ketua Komisi III Munir, Baharuddin, anggota Komisi III Badawi, Wahidin, Alpian, dan Kepala Dinas Perhubungan, AR Salim beserta jajarannya.

Lap Masding.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *