banner 728x250

APRI Hadir di Lutim Jadi Angin Segar Bagi Penambang TGC

banner 120x600
banner 468x60

LUTIM. SINYALTAJAM. comKordinator APRI Luwu Raya Made Suardika menyatakan, bahwa kehadiran Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) di Kabupaten Luwu Timur ini jadi angin segar bagi penambang galian (TGC).

Karena selama ini masyarakat yang berprofesi mencari sesuap nasi sebagai penambang galian pasir/bebatuan, selalu dihantui rasa takut karena dianggap pekerjaan mereka ilegal tak memiliki izin.

Sementara kita ketahui bahwa ketika tambang galian itu dihentikan maka bisa dipastikan 85% Program Pembangunan Pemerintah di Daerah Luwu Timur di 11 kecamatan 125 desa 3 kelurahan yang mengandalkan penggunaan material dari TGC akan terhambat.

“Dengan hadirnya Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) yang bernaung di bawah asosiasi berskala nasional, itu akan membantu memudahkan penanganan masalah penambang galian tersebut biar tidak lagi ilegal,”Kata Made Suardika, Jumat 2/12/2022.

Lanjut kata dia, kalau selama ini liar karena tidak punya izin seperti Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan ini dimulai dari WIUPR atau Wilayah Izin Usaha Pertambangan Rakyat, sekarang ditertibkan.

“Jadi ditentukan dulu luasan wilayah pertambangan yang dikelola dengan memploting lebih dulu titik koordinatnya, “ujar lagi.

Dikesempatan yang sama Ketua DPC APRI Luwu Timur, Musa Karim, mengatakan, kalau selama ini ratusan masyarakat Luwu Timur hidupnya bergantung dari hasil menambang pasir/bebatuan.

“Kita tahu di Kabupaten Luwu Timur yang dijuluki Bumi Batara Guru ada ratusan masyarakat bergantung hidup pada penghasil mengambil pasir, batu di sungai dan batu di gunung, namun yang jadi kendala ada yang tidak memiliki kelengkapan izin,”ungkap Musa.

Dengan hadirnya Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI), ini sangat diapresiasi karena akan membantu masyarakat penambang kecil dalam hal kendala-kendala di lokasi penambangan biar tidak lagi dikatakan ilegal.

“Kami disini hanya ingin membantu masyarakat yang berprofesi sebagai penambang kecil biar ada kepastian hukum, dan tak lagi melanggar hukum, kasihan mereka kalau terus terusan melanggar hukum hanya karena kebutuhan sesuap nasi,” kata Musa Karim. Lap Tim

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *