Kasat Lantas Polres Luwu Utara Pimpin Pengamanan Lalin Bersama Personil

banner 120x600

LUTRA. SINYALTAJAM. COM – Kepadatan arus lalu lintas masih sering terjadi di lokasi pekerjaan jalan tepatnya di tugu Coklat Kec.Masamba Kabupaten Luwu Utara. Kepadatan arus lalu lintas terjadi terutama pada pagi hari saat masyarakat hendak melakukan aktifitas atau jam sibuk saat menjelang masuk karyawan kantoran begitupun sebaliknya pada saat pulang Kantor.senin ( 11/12/23)

Untuk menjaga keamanan, keselamatan ,ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas (kamseltibcarlantas) terutama di jalan Trans Sulawesi dari arah kota makassar yang menghubungkan dengan beberapa Provinsi seperti Sulawesi tengah dan Sulawesi Tenggara, Kasat Lantas Polres Luwu Utara Bersama Personil Sat Lantas turun langsung melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi penimbunan jalan di tugu coklat Kel.Kappuna Kec.Masamba Kab.Luwu Utara.

Kapolres Luwu Utara AKBP GALIH INDRAGIRI.S.I.K melalui Kasat lantas AKP A.M.YUSUF.SH, mengatakan, mengingat jalan ini seringkali dilalui oleh kendaraan bermuatan berat dan kendaraan umum.

Maka dari itu untuk mencegah dan mengurai kemacetan, pengaturan arus lalu lintas sangat diperlukan ketika ada pengerjaan perawatan jalan, seperti penimbunan jalan yang dilakukan saat ini.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran, mencegah kemacetan, dan menghindari kecelakaan.Tindakan ini adalah bukti nyata bahwa polisi lalu lintas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut serta dalam pembangunan masyarakat.

Dalam mengatur para pengendara yang melewati kawasan tersebut. Sat lantas polres luwu utara menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas dari kedua arah jalan.

“Jadi setiap waktu dengan jalan yang belum maksimal, akan terjadi antrian kendaraan , ini berpotensi menimbulkan kemacetan, untuk mengantisipasinya personel sat lantas polres luwu utara akan melakukan penjagaan dan pengaturan.” Terang perwira berpangkat tiga balok tersebut.

Kasat Lantas Juga mengimbau, masyarakat pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, terutama saat melintas di lokasi penimbunan jalan, agar bersabar dan tidak saling serobot karena itu hanya akan menimbulkan kemacetan.

“Semoga aksi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk berkontribusi dalam upaya menjaga keamanan, keselamatan, kelancaran, ketertiban dan keselamatan di jalan raya,” pungkasnya. Lap Zakaria

Tinggalkan Balasan