LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Setelah pemberitaan mengenai kasus janin membusuk dalam kandungan seorang pasien di Luwu Timur menjadi viral, Direktur RSUD Wotu dr. Irfan akhirnya memberikan tanggapan. Melalui pesan WhatsApp, dr. Irfan menyatakan akan melakukan penelusuran sebelum mengeluarkan rilis pers resmi.
“Oh, iye. Tunggu kami lagi bikin rilis persnya setelah melakukan penelusuran. Biar semua jelas,” jelasnya Selasa (2/9/2025).
Sebelumnya, awak media telah berupaya mengonfirmasi dr. Irfan berkali-kali terkait pemberitaan yang menyoroti dugaan kelalaian pihak RSUD dalam menangani pasien tersebut. Media juga meminta agar pihak rumah sakit menggelar jumpa pers untuk menjelaskan kronologi kejadian secara berimbang.
“Kami mempertimbangkan waktu, apa bisa wartawan langsung hari ini,” kata dr. Irfan, mengisyaratkan kesediaan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
Pernyataan Direktur RSUD Wotu ini diharapkan dapat memberikan titik terang terkait kasus yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Publik berharap agar penelusuran dilakukan secara transparan dan menghasilkan informasi yang berimbang, sehingga kebenaran dapat segera terungkap. Tim












