LUTIM. SINYALTAJAM.COM-Seru (50 tahun), warga Desa Manurung, Kecamatan Malili, mengalami kejadian mengerikan ketika digigit buaya saat hendak mandi di Sungai Cerekang pada Jumat, 16/1/2026 sekitar pukul 12.30 WITA.
Korban yang berstatus tuna wicara tersebut berhasil melarikan diri dari sang predator, namun harus merasakan sakit akibat luka di bagian paha kirinya.
Kejadian bermula ketika Seru bersama beberapa temannya datang ke pinggir Sungai Cerekang belakang rumahnya dan korban mandi sendiri sementara temannya berada diatas pinggiran sungai. Setelah selesai mandi pertama kali, mereka bersama-sama naik ke rumah makan untuk memenuhi kebutuhan makan. Namun, setelah itu, Seru memutuskan untuk kembali ke sungai sendirian untuk mandi lagi tanpa sepengetahuan temannya dan saat itulah momen berbahaya terjadi.
Tak lama setelah masuk ke dalam air, seekor buaya yang diperkirakan sudah sering muncul di kawasan tersebut tiba-tiba menyerang dengan menggigit bagian paha kirinya. Dengan kekuatan yang ada, korban berhasil melepaskan diri dari cengkeraman buaya dan segera berlari naik ke daratan sambil memegang bagian tubuh yang terluka.
Setelah terlihat oleh teman-teman korban, mereka langsung berlari ke pinggir sungai dan mereka melihat dengan mata kepala sendiri keberadaan buaya di perairan sungai.
Dan saat itu juga, Seru langsung dibawa ke Puskesmas Lakawali untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.
“Ya itu keluarga saya tadi digigit buaya saat mandi di sungai sendiri dan sudah mendapatkan perawatan kondisinya sudah membaik, jaitannya kurang lebih 50an” ujar salah satu anggota keluarga korban saat ditemui usai mengantar Seru ke puskesmas.
Menurut keluarga korban, buaya yang menjadi pelaku serangan tersebut bukan pertama kalinya muncul di sekitar Sungai Cerekang. Mereka mengaku sudah beberapa kali mendengar atau melihat adanya buaya berkeliaran di perairan sungai tersebut.Lap Masding.












