Iwan dan Acis Bantah Sepakat Kerohiman, Drama Konflik Lahan Lampia Kembali Memanas

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM .SINYALTAJAM.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menyukseskan Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan Kawasan Industri oleh PT Indonesia Hualy Industri Park (IHIP) terancam menemui jalan buntu. Klaim sepihak pemerintah bahwa warga terdampak lahan di Lampia telah menyetujui nilai kerohiman dibantah keras oleh warga.

Iwan dan Acis, perwakilan kelompok petani yang berkebun di lokasi sengketa, membantah keras kabar yang beredar bahwa mereka telah menyepakati tawaran kerohiman. “Maaf, ini berita dari mana? Kami belum pernah katakan sepakat terkait kerohiman, yang disebut di media yang baru-baru muncul. Terkait bahasa kerohiman dari Pemda, kami belum pernah katakan sepakat,” tegas Iwan melalui pesan WhatsApp, Kamis (22 Januari 2026).

Acis juga menyuarakan hal senada, menyebut informasi yang beredar tersebut sebagai “pembohongan publik.”

Bantahan ini menjadi pukulan telak bagi upaya pemerintah daerah dalam melancarkan PSN. Klaim adanya kesepakatan kerohiman sebelumnya, kini terindikasi hanya sebagai upaya untuk memuluskan jalan bagi investor, tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat terdampak.

Dengan adanya bantahan ini, keabsahan proses negosiasi dan persetujuan warga dipertanyakan.

Proyek strategis yang seharusnya membawa kemajuan bagi daerah, kini justru berpotensi menjadi bom waktu yang dapat memicu konflik sosial yang lebih besar.

Bagaimana nasib PSN di Luwu Timur selanjutnya? Pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini secara transparan dan adil, dengan mengedepankan dialog dan menghormati hak-hak masyarakat. Lap Tim