WAJO.SINYALTAJAM.COM — Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Andi Tri Sakti, melaksanakan kegiatan reses pada Senin, 26 Januari 2026, di Desa Limporilau, Kecamatan Majauleng. Kegiatan ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan mendesak yang selama ini dirasakan menghambat aktivitas dan produktivitas warga.
Aspirasi utama yang mengemuka adalah desakan perbaikan jalan poros Desa Limporilau–Tancung Purai. Warga menilai kondisi jalan tersebut semakin memprihatinkan dan menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat, khususnya untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Jalan poros ini juga menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga setempat.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat Limporilau juga meminta perhatian terhadap normalisasi Sungai Menge–Lautang yang melintasi wilayah desa. Sungai tersebut kerap mengalami pendangkalan dan dikhawatirkan memicu banjir, terutama saat curah hujan tinggi, yang berdampak langsung pada lahan pertanian dan permukiman warga.
Aspirasi di sektor pertanian turut mendominasi jalannya reses. Warga mengusulkan adanya bantuan pupuk urea untuk menunjang produktivitas petani, serta perbaikan saluran irigasi yang mengalirkan air ke area persawahan. Menurut warga, saluran irigasi yang tidak optimal menyebabkan distribusi air tidak merata dan berpotensi menurunkan hasil panen.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Andi Tri Sakti menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh masukan warga agar dapat dibahas dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat Limporilau akan kami catat dan perjuangkan sesuai skala prioritas. Infrastruktur, pertanian, dan pengendalian banjir adalah kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian serius,” ujar Andi Tri Sakti.(Humas DPRD Wajo/A.Bur)












