LUTIM.SINYALTAJAM.COM -PT Prima Utama Lestari (PT PUL) terus konsisten menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice), dengan mengutamakan keselamatan manusia dan proteksi lingkungan hidup sebagai prioritas utama operasionalnya.
Kepala Teknik Tambang PT PUL, Roslianus Dominikus de Rosari atau akrab disapa Doni, menjelaskan bahwa perhatian terhadap kelestarian lingkungan menjadi fokus inti perusahaan, dengan upaya perbaikan dan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan sesuai dengan standar industri dan peraturan yang berlaku.
“Settling pond di Blok 3 telah kami lakukan pembenahan menyeluruh. Sebelumnya, tanggul kolam mengalami kebocoran akibat curah hujan yang melampaui perkiraan normal,” ungkap Doni pada Kamis (2/04/2026).
Mengapa Bisa Terjadi?
Berdasarkan analisis data curah hujan lima tahun terakhir, kapasitas kolam endapan awalnya dirancang cukup untuk menampung limpasan air. Namun, perubahan pola cuaca global yang menyebabkan curah hujan ekstrem menjadi faktor utama terjadinya kejadian tersebut. Kondisi ini menjadi pembelajaran penting bagi industri pertambangan secara luas tentang pentingnya mengantisipasi dinamika iklim dalam perencanaan infrastruktur lingkungan.
Langkah Perbaikan yang Dilakukan
Untuk mencegah terjadinya hal serupa di masa depan, PT PUL telah mengambil sejumlah langkah strategis:
Telah menyelesaikan perbaikan kolam yang rusak dan membangun struktur tambahan berupa “poket-poket” di saluran drainase menuju settling pond untuk mengendalikan aliran air secara bertahap.
Merencanakan perluasan jumlah kolam endapan dari empat menjadi tujuh unit, yang akan meningkatkan kapasitas penampungan secara signifikan.
Melakukan evaluasi ulang terhadap sistem drainase dan penataan wilayah sekitar kolam untuk mengoptimalkan aliran air hujan
“Kondisi tanah di area kolam yang memiliki karakteristik berawah menjadi tantangan khusus, karena memengaruhi daya serap dan stabilitas struktur kolam. Meskipun pemeliharaan membutuhkan perhatian ekstra, ini adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab kami sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab,” jelas Doni.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat sekitar.
“Kami sangat berterima kasih atas peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar lokasi operasional. Kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan pertambangan yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi semua pihak.”
Proses Perbaikan yang Berlangsung
Saat ini, sebagian besar tahapan pembenahan telah dimulai, termasuk pembangunan kolam penampungan tambahan dan peninggian tanggul dengan material yang lebih kokoh. Perusahaan juga sedang mendatangkan alat berat tambahan untuk mempercepat proses konstruksi, sehingga seluruh perbaikan dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah disepakati dengan pihak berwenang.
Lap TIM




