SMAN 4 Luwu Timur Gelar Pelatihan Jurnalistik, Siswa Bisa Susun Berita 5W+1H dalam Lima Jam

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM. SINYALTAJAM.COM– SMA Negeri 4 Luwu Timur yang berlokasi di Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, menunjukkan komitmennya dalam mengasah talenta siswa melalui program pelatihan jurnalistik bertemakan Speak With Facts.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus OSIS pada Kamis (8/4/2026) ini berhasil menghasilkan peserta yang mampu menyusun berita sesuai kaedah jurnalistik hanya dalam durasi lima jam.

Sekolah yang dikenal dengan suasana belajar ramah, nyaman, dan lingkungan yang rindang karena banyak ditumbuhi pepohonan ini kembali menunjukkan keunggulannya dalam mengembangkan potensi siswa. Ruang Komputer menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan yang menghadirkan empat mentor berpengalaman sebagai wartawan senior Luwu Raya: Son Abd Rahim, Hasmin Syarif, Nasrun Majid, dan Rifal Dj.

Pelatihan yang dibuka langsung oleh Kepala Sekolah Adam membahas materi teknik dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik, serta teknik pengambilan video dan foto. Dalam sambutannya, Adam menyampaikan harapannya agar pelatihan ini melahirkan jurnalis muda yang mampu menarasikan setiap kegiatan sekolah agar lebih dikenal publik luas.

“Semoga setelah pelatihan ini ada siswa yang paham menulis berita, sehingga kegiatan-kegiatan sekolah bisa dipublikasikan. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan mengasah bakat bawaan peserta untuk mewujudkan pelajar SMAN 4 yang berkalualitas,” ungkap Adam.

Hasil pelatihan bahkan melampaui ekspektasi para pemateri. Setelah diberikan pemahaman dan bimbingan praktis, seluruh peserta mampu menyusun narasi berita straight news dengan menerapkan kaidah 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How).

“Setelah diarahkan dan diberikan materi praktek, diluar dugaan semua sudah bisa menulis berita sesuai standar. Hanya dengan lima jam pelatihan, kemampuan jurnalistik mereka sudah terlihat jelas. Meskipun masih perlu penyunting, namun tidak sampai membongkar struktur tulisan. Ini luar biasa untuk kelas pemula,” ujar Rifal Djufri salah satu pemateri.

Dua peserta yang paling menonjol adalah Andini dan Anggun. Andini mampu membuat tulisan straight news yang baik dan menarik, sementara Anggun menunjukkan kemampuan menulis dengan gaya feature news yang naratif dan mendalam.

Ketua OSIS, James Evanggelion, menjelaskan bahwa 17 peserta yang mengikuti pelatihan adalah siswa-siswi terbaik yang dipilih dari kelas satu dan dua. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemateri dan berharap hasil pelatihan bisa dimanfaatkan untuk mempublikasikan kegiatan sekolah melalui website OSIS yang sudah ada.

“Kami berharap setelah pelatihan ini, semua kegiatan sekolah bisa lebih dikenal masyarakat melalui website OSIS kami,” tutup James. Tim