Vale  

PT Vale Percepat Hilirisasi Nikel, Proyek Sorlim Capai Progres 42 Persen

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

Sorowako. SINYALTAJAM.COM– PT Vale Indonesia Tbk menggelar acara media gathering bertema “Merajut Silaturahmi Kolaborasi untuk Keberlanjutan”.

Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya untuk mempercepat strategi hilirisasi nikel berkelanjutan guna mendukung kebutuhan global akan mineral kritis dalam transisi energi dan industri kendaraan listrik.

Sebagai bagian dari MIND ID, PT Vale memaparkan capaian pengembangan proyek strategis, kinerja lingkungan, dan dampak sosialnya.

Yang fokus utama adalah Sorowako Limonite Ore Project (Sorlim), yang mengolah bijih limonite menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) melalui teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) untuk kebutuhan industri baterai.

Ridwan Banda, Manager of Construction Sorowako Limonite Project, menyampaikan bahwa progres konstruksi Sorlim telah mencapai 42 persen hingga Maret 2026 dengan target selesai pertengahan 2027.

Ia kemudian menjelaskan bahwa ada beberapa fasilitas pendukung utama seperti stockpile, sediment pond, dan akomodasi pekerja telah selesai dibangun.

“Proyek Sorlim ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam rantai pasok global energi bersih,” ujar Ridwan. di acara halalbihalal 16 April 2026 di lapangan Golf Sorowako.

Di kesempatan yang sama Budiawansyah, Direktur chief sustainability & corporate affairs officer PT Vale, mengatakan.
Dalam aspek lingkungan, PT Vale telah mereklamasi 3.877 hektare atau 50,09 persen dari total area bukaan tambang seluas 7.740 hektare.

Lebih dari 5,8 juta bibit pohon lokal dan 80 ribu pohon kayu hitam telah ditanam, ditambah inisiatif seperti transplantasi terumbu karang dan penanaman mangrove yang melibatkan masyarakat lokal.

“Keberlanjutan merupakan landasan utama dalam setiap keputusan bisnis kami,” ungkapnya.

Dari sisi sosial ekonomi, perusahaan telah membina 139 UMKM di wilayah Sorowako, Wawondula, Wasuponda, dan Malili, serta mereduksi lebih dari 35.378,5 kilogram sampah melalui program pengelolaan berbasis komunitas. PT Vale juga menerapkan ekonomi sirkular dengan memanfaatkan slag sebagai material pengerasan jalan.

Berbagai inisiatif ini membawa PT Vale meraih dua penghargaan Indonesia SDGs Award 2025, kategori Gold untuk program Matano Iniaku dan Platinum untuk program pengembangan peternakan sapi.

Ke depan, PT Vale akan melanjutkan pengembangan proyek strategis lainnya termasuk eksplorasi di Tanamalia.

Dengan semboyan “Tidak ada masa depan tanpa pertambangan, tidak ada pertambangan tanpa memikirkan masa depan”, perusahaan berkomitmen mendukung hilirisasi nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok nikel berkelanjutan global.

Turut hadir dalam acara tersebut Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communication, bersama dengan tim manajemen PT Vale. Lap Tim