banner 728x90

Andi Abubakar Minta Tingkatkan Mutu Pelayanan di RSUD Banyorang.

BANTAENG, SINYALTAJAM.COM Penjabat (Pj), Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, melakukan wawancara bersama Tim Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS), yakni NS Asriyani Hamid dan Dr.dr.Muji Iswanty. di Ruang Direktur RSUD Banyorang, Kec.Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Senin (18/3/2024).

Dalam wawancara tersebut, Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyorang, Pembina RSUD Banyorang, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr. Andi Ihsan, Plt.Camat Tompobulu Bantaeng, H.Subhan serta beberapa pejabat lainnya.

Pelaksanaan survey akreditasi RSUD Banyorang ini dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS). Lembaga ini telah terakreditasi pada Kementerian Kesehatan RI.

Dalam bincang santainya, Pj. Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, menyampaikan beberapa poin penting dengan pihak terkait mengenai SDM rumah sakit RSUD Banyorang ini yang merupakan milik Pemerintah Daerah.

“Terkait dengan pembenahan SDM , kompetensi dan kinerjanya sudah cocok, dan sebenarnya kita memiliki dua program, pertama pengembangan potensi tenaga kesehatan, kedua melalui DAK non fisik,” ujar Pj. Bupati.

Tentunya, hal itu dikerjasamakan dan jumlahnya sudah cukup banyak seperti tenaga gizi tetapi kinerjanya masih rendah. Tapi untuk rumah sakit Anwar Makkatutu sudah bagus.

Pada kesempatan itu, Tim dari LAM-KPRS, NS Asriyani Hamid, Mengungkapkan apresiasinya terhadap RSUD Banyorang ini karena sebagian sudah dilengkapi dengan alat-alat canggih, menurutnya rumah sakit ini adalah aset Pemerintah Kabupaten Bantaeng yang pertama dibangun di pegunungan.

“Sudah banyak alat yang bagus Pak di sini saya masuk ke ruangan untuk tipe D itu sudah lumayan Alhamdulillah luar biasa ada usg-nya. Pemeriksaa giginya juga bagus, semua barang-barang masuk di persis barang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten.Bantaeng, dr. Andi Ihsan, mengatakan tenaga kesehatan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan sumber daya manusia di bidang kesehatan dan mendukung upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mengedepankan perilaku yang baik/attitude.

“Terkait dari masalah SDM kami sllu mendorong teman-teman di RSUD Anwar Makkatutu untuk mengedepankan bekerja secara profesional , kita mendorong bagaimana membangun teman-teman nakes ini bukan hanya mendorong skil tetapi attitude, ini menjadi penegakan kami kemarin di rumah sakit banyorang yang tidak lepas dari attitude teman-teman sekalian” tutupnya. (ris/st/*)