Berpotensi jadi Episentrum Penyebaran Covid-19, Jumlah Kasus Positif di Nuha, Towuti dan Wotu Terus Menanjak

Vale Idul Fitri

Lutim, Sinyaltajam.com– Seakan terus berlomba, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kecamatan Nuha, Towuti dan Wotu terus menanjak. Peningkatan jumlah kasus positif membuat ketiga wilayah tersebut berpotensi menjadi episentrum penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur.

Terbanyak saat ini di Kec. Nuha dengan jumlah positif 27 orang, PDP 5 orang, ODP 84 orang dan OTG 127 orang. Sementara Kec. Wotu positif 27 orang, PDP 12 orang, ODP 28 orang dan OTG 39 orang, disusul Towuti Positif 24 orang, PDP 4 orang, ODP 84 orang dan OTG 90oran.

Grafik peningkatan kasus positif di 3 Kecamatan tersebut setelah Intensifnya rapid test yang dilakukan di Kabupaten Luwu Timur yang kini secara keseluruhan telah mencapai angka 17.057 orang.

Menanggapi hal itu, Juru bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kab. Lutim, Masdin mengatakan telah diprediksi sebelumnya.

“Gencarnya rapid test di Lutim juga akan diiringi penambahan jumlah orang positif. Wilayah apa saja bisa berpeluang jadi tempat penyebaran virus Corona, jika kita tidak hati-hati dan waspada,” ujar Masdin, Senin (25/05/2020).

Menurut Masdin, dari 17.057 orang termasuk data dari seluruh karyawan dan kontraktor PT Vale Sorowako yang sudah mengikuti rapid test. Demikian juga tenaga kesehatan di RSUD I Lagaligo Wotu.

Oleh karena itu, lanjutnya, mari kita senantiasa mengikuti petunjuk protokol kesehatan dan menjaga jarak, serta mari kita doakan pasien semoga lekas sembuh dan dukungan pada para medis sebagai garda terdepan, jangan keluar rumah jika tdk penting, menjaga jarak, pakai masker bila keluar rumah, selalu mencuci tangan pakai sabun dgn air mengalir, hindari kerumunan orang.

Terpisah, Camat Nuha Aswan Azis, mengungkapkan jika upaya yang dilaksanakan saat ini di Kecamatan Nuha adalah melaksanakan rapid test dan tracing oleh PT,Vale, Tim Covid 19 Kab.Luwu Timur dan Puskesmas Nuha untuk menelusuri dan tracing terhadap seluruh masyarakat yang pernah kontak dengan yang swab positif covid 19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus.

“Selain itu juga, kemudian kepada masyarakat kami semakin intens mensosialisasikan upaya penanggulangan pencegahan virus covid 19,” imbuh Aswan Azis. (Mal)

JANGAN LEWATKAN