Bupati Lutim : Perusahaan Investor Beri Bantuan 1500 Unit APD Kepada Tenaga Medis

Sinyaltajam.com, – Gubernur Prof. Dr. Nurdin Abdullah baru saja melakukan kegiatan Teleconfrence secara langsung kepada sejumlah Kepala Daerah Walikota dan Bupati yang ada di Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid 19), 26/3/2020.

Dalam himbauannya kepada seluruh Kepala daerah Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. Nurdin Abdullah mengatakan keberadaan gugus tugas perlu melakukan koordinasi dengan aparat keamanan ketika ada kejadian seperti yang terjadi di Kendari dimana terjangkit secara positif dan meninggal harus dilakukan sesuai dengan SOP yang ada.

“Dimana tidak harus diantar pulang dimana kemudian ditangisi dan dipeluk ini juga adalah penyebaran, dimana ini juga perlu menjadi perhatian suapay SOP ini kita sosialisasikan secara bersama-sama” ucap Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dalam teleconfrencenya.

Usai melakukan teleconfrence dengan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. Nurdin Abdullah, Bupati Luwu Timur H.Muhammad Toriq Husler dalam keterangan persnya dalam kesiapannya menangani Virus Corona, mengatakan bahwa Kabupaten Luwu Timur adalah Kabupaten yang memiliki banyak Investor. Walaupun Pemerintah telah menyiapkan bantuan akan tetapi tetap meminta bantuan kepada pihak perusahaan.

“Kalau APD (Alat Pelindung Diri) kita Alhamdulillah cukup, (bantuan perusahaan) 1500 unit lebih barusan ini, nah inilah yang kita kontribusikan ke rumah sakit dan ke puskesmas – puskesmas”, paparnya.

Dikatakannya APD tersebut di jatahkan sebanyak 500 unit, pada setiap per rumah sakit dan untuk Puskesmas di jatahkan sekitar 50 unit dalam rangka melindungi tenaga medis yang ada disini.

“Untuk dispentan ini memang terbatas kemarin, tapi sekarang ini ada juga kita buat secara manual masing – masing”, pungkasnya.

Dalam memutuskan rantai penyebaran Virus Corona dari para pendatang kebijakan yang diambil saat ini oleh pemerintah Kabupaten Luwu Timur adalah melakukan pengawasan secara ketat.

“Untuk masyarakat sendiri yang kembali ini kita lihat dari mana asalnya, apakah daerah yang kita curigai sudah ada terjangkit ?, nah ini kita tentu kita data dimana dia berada nanti disini selama beberapa hari, akan dilakukan secara intensif”, tandasnya.

Lanjut H.Muhammad Toriq Husler daerah ini adalah daerah perlintasan jadi kita tidak akan menutup jalan melihat kebijakan dari provinsi, hanya saja kita menghalau begitu masuk dipintu gerbang di Kabupaten Luwu Timur ada beberapa tempat, kami ini cukup terbuka soalnya ada sembilan pintu gerbang masuk Kabupaten Luwu Timur ini.

“Nah inilah yang kita maksimalkan dengan koordinasi dengan teman – teman semua, bagi setiap yang masuk berhenti akan mendata siapa yang masuk disini kemudian dia dimana dan dari mana dengan demikian kita bisa mengawasi selama empat belas hari perkembanganya, Itu salah satu kita perketat pintu masuk kesini untuk pintu gerbang  masuk dari arah tenggara”, jelasnya.

Bupati Luwu Timur ini juga mengatakan sementara ini semua sejak awal sebenarnya sudah bergerak melakukan pencegahan terhadap Virus Corona (Covid 19).

“Banyak teman – teman kita bergerak semuanya, baik mulai pembagian seperti hand sanitizer ini semua untuk mencegah itu”, tutupnya.lap tim

JANGAN LEWATKAN