Camat Baebunta Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas dalam Sosialisasi Kamtibmas

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTRA.SINYALTAJAM.COM -Pemerintah Kecamatan Baebunta menggelar sosialisasi ketertiban dan keamanan (kamtibmas) di lingkungan SMP Negeri 1 Baebunta, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dan guru, serta unsur TNI dan Polri sebagai bentuk sinergi dalam pembinaan generasi muda.

Dalam arahannya, Camat Baebunta, Mursalim, S.IP., M.Tr.AP, menyampaikan pesan-pesan penting terkait perilaku dan etika pelajar, baik di lingkungan sekolah maupun di kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar, serta menghindari tindakan bullying yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami berharap siswa-siswi dapat menggunakan media sosial secara cerdas, tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan menjauhi perilaku yang dapat menimbulkan konflik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mursalim juga menekankan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, serta minuman keras yang berpotensi merusak kesehatan fisik dan mental generasi muda. Ia juga mengingatkan bahaya pergaulan bebas yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan pelajar.

Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak, termasuk dengan menerapkan batas waktu keluar rumah sebagai bentuk kontrol dan perlindungan.

Sementara itu, Kapolsek Baebunta melalui Kanit Intel Aiptu Salam, S.H., mengajak para pelajar untuk menjaga kebersamaan dan menciptakan suasana sekolah yang aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan agar siswa menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, penggunaan knalpot tidak standar (brong), hingga judi online.

“Kami mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang taat hukum dan mampu menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Aiptu Salam juga menambahkan bahwa penanganan pelanggaran hukum yang melibatkan anak usia 12–18 tahun akan mengedepankan pendekatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Di kesempatan yang sama, perwakilan Danramil Sabbang–Baebunta, Sertu Christian, menekankan pentingnya peran sekolah dalam membentuk karakter siswa agar terhindar dari berbagai persoalan sosial yang dapat merusak masa depan mereka.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya menjaga perilaku, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Zakaria