LUTIM.SINYALTAJAM.COM – Program Sarapan Pagi Bergizi (SPPG) di SDN 223 Balantang Kecamatan Malili Luwu Timur terpaksa dihentikan sementara akibat terkendalanya pasokan bahan baku dan BBM ke dapur MBG (Makanan Bergizi). Informasi ini beredar luas melalui pesan WhatsApp di kalangan orang tua siswa kelas B1.
Menurut Suriani, informasi tersebut disampaikan oleh Pak Hendra yang mengatakan bahwa dapur MBG mengalami kekurangan bahan baku dan BBM akibat blokade demonstran yang menuntut pemekaran provinsi Luwu Raya.
“Seperti diinfokan, besok SPPG kami berhenti operasional sementara sampai waktu yang tidak ditentukan,” bunyi pesan yang diteruskan ke grup WhatsApp kelas.
Akibat situasi ini, orang tua siswa diminta untuk menyiapkan bekal bagi anak-anak mereka agar tidak kelaparan.
“Jadi besok anak hebat tidak ada MBG sampai waktu tertentu karna bahan bakunya kehabisan. Mohon besok bawa masing bekal biar tidak kelaparan. Minta tolong ibu-ibu di siapkan bekal anak-anak hebat agar perut dan kepalanya tidak sakit,” pesan Suriani salah satu Guru di SDN 223 Balantang.
Penghentian sementara SPPG ini tentu menjadi perhatian, mengingat program ini sangat penting untuk menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.
Pihak penyedia MBG diharapkan segera mencari solusi agar program SPPG dapat kembali berjalan normal secepatnya. Lap Tim.












