Daerah  

Demo Tuntut Pemekaran Provinsi Luwu Raya Berefek Harga Pertalite di Luwu Timur Rp45 Ribu/Botol

Salah satu SPBU di Jalan Sorowako Malili, di sampingnya pengecer bensin seharga Rp45ribu/botol. (dok.nato)

KASSAR. SINYALTAJAM. COM – Unjukrasa atau demonstrasi menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya atau mekar dari Provinsi Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir ini, ternyata sangat mempengaruhi kepentingan umum atau publik. Bagaimana tidak, tempat pelaksanaan demo itu di jalan poros Trans Sulawesi mulai dari kabupaten Luwu, Palopo, Luwu Utara hingga kabupaten Luwu Timur. Efeknya pun se-Luwu Raya.

Ironisnya, akibat demo itu arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi terganggu dan mengalami hambatan serta macet. Sejumlah kendaraan roda 2 dan roda 4 utamanya yang berbadan kecil terpaksa harus mencari dan melewati jalan alternatif. Tak heran, hampir semua SPBU di sepanjang jalur tersebut mulai dari Luwu hingga Luwu Timur selama demo, tidak beroperasi. Alhasil, dari pantauan di lapangan, harga bensin jenis Pertalite di tingkat pengecer melambung tinggi antara Rp45ribu-Rp80/botol.

Mobil tangki pertamina pengangkut BBM sejak demo digelar tidak lagi bisa mendistribusi BBM jenis Pertalite ke SPBU. Salah satu checker pertamina yang dihubungi, mengatakan, selama demo, mobil tangki pertamina tidak bisa tembus. “Tidak ada Mobil tangki bisa tembus ke Lutra dan Lutim,” ujarnya melalui pesan WhatsApp (WA), pagi ini, Selasa (27/1). Stok BBM khususnya bensin jenis Pertalite di SPBU se Lutra dan Lutim, katanya, tidak ada lagi.

“stok lagi tidak ada Pak. Se Lutra dan Lutim,” jawabnya ketika ditanya alasan SPBU tutup. Pasalnya, awak media sendiri bersama keluarga melintas di jalur Trans Sulawesi setelah menempuh perjalanan dari Mowowali Utara Sulteng-Konawe Utara Sultra-Malili Luwu Timur menuju Palopo untuk kembali ke Toraja, namun terhenti dan harus tidur semalam di mobil di SPBU Jalajja atau SPBU No. 75.929.17 di Jl. Trans Sulawesi, Kelurahan Jalajja, Kecamatan Burau, Luwu Timur, karena kehabisan stok bensin.

Kehabisan stok ini sebelumnya dialami SPBU No. 74.929.02 di Jl. Poros Sorowako di Malili milik PT. NS. Harga bensin jenis Pertalite di tingkat pengecer sekitar SPBU tersebut sebesar Rp45ribu/botol. “Susah bensin pak, ini saja kami ambilnya di Lasusua baru jual disini pak, harganya 45ribu kalau bapa mau beli,” ujar seorang ibu penjual bensin eceran, Senin (26/1) malam. (nato)