LUTRA.SINYALTAJAM.COM -Kabar baik bagi masyarakat Luwu Utara, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus berinovasi menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan menyentuh langsung kebutuhan warga sejak awal kehidupan.
Kini, setiap bayi yang lahir di fasilitas layanan kesehatan tidak hanya membawa kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga langsung dilengkapi dokumen kependudukan yang lengkap. Sebuah langkah nyata yang menandai kehadiran negara sejak detik pertama kelahiran.
Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta BPJS Kesehatan. Sinergi ini dirancang untuk memangkas proses birokrasi yang selama ini cukup menyita waktu dan tenaga orang tua.
Kepala Disdukcapil Luwu Utara, Muhammad Kasrum, menyampaikan bahwa program ini bertujuan memberikan kemudahan sekaligus jaminan hak dasar bagi setiap anak sejak lahir.
“Hari ini kami menyerahkan langsung dokumen kependudukan bagi bayi yang lahir di RS Hikmah Masamba. Ini bentuk komitmen kami agar setiap bayi sudah memiliki identitas resmi dan jaminan kesehatan sebelum pulang ke rumah,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, melalui inovasi ini, bayi yang baru lahir langsung memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK) terbaru, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif.
Dengan sistem yang telah terintegrasi secara real-time, seluruh proses administrasi dapat dilakukan secara simultan saat persalinan berlangsung. Hal ini tentu sangat membantu orang tua, yang tidak lagi harus mengurus dokumen secara terpisah ke berbagai instansi.
Lebih jauh, Kasrum menegaskan pentingnya ketelitian dalam pemberian nama bayi sejak awal, karena data tersebut langsung tercatat dalam sistem administrasi kependudukan (SIAK) dan BPJS.
“Kami mengimbau agar nama bayi yang telah didaftarkan tidak diubah. Jika ada perubahan, harus melalui penetapan pengadilan. Namun, kami tetap siap memfasilitasi proses perbaikan data jika diperlukan,” jelasnya.
Ke depan, program ini tidak hanya dilaksanakan di rumah sakit, tetapi juga akan diperluas ke berbagai fasilitas kesehatan lainnya seperti puskesmas dan pustu, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap dapat meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan secara menyeluruh, sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan akses layanan kesehatan sejak dini tanpa hambatan administratif.
Inovasi ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang cepat, terintegrasi, dan humanis bukan sekadar harapan, melainkan telah menjadi kenyataan di Luwu Utara. Lap Zakaria












