Haripa Warga Pongkeru Berhasil Lolos Dari Serangan Buaya

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM.SINYALTAJAM.COM-Nasib baik menyertai Haripa, seorang ibu rumah tangga asal Desa Pongkeru, Dusun Kawasule, yang selamat dari serangan buaya berukuran besar di Sungai Kawasule pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Kejadian yang mengerikan itu terjadi saat Haripa hendak melakukan wudhu untuk sholat Dzuhur dan mandi bersama anaknya, usai menyelesaikan aktivitas di sawah di lokasi Kilo Lima.

Menurut keterangan keluarga korban kepada media ini, hari itu berjalan seperti biasa bagi Haripa. Setelah selesai bekerja di sawah, ia dan anaknya berjalan menuju Sungai tempat yang selama ini menjadi andalan warga biasanya untuk mandi.

Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan saat mereka berangkat, namun keadaan sungai saat itu terlihat keruh, yang mungkin menjadi salah satu faktor yang menyembunyikan kehadiran predator berbahaya tersebut.

Saat Haripa mulai turun ke sungai, ia sama sekali tidak menyangka bahwa di bawah air yang keruh itu, seekor buaya besar sedang menunggu mangsa.

Tanpa peringatan sama sekali, predator itu langsung menerkam tubuh Haripa, meskipun diserang secara tiba-tiba dan merasakan sakit yang luar biasa, Haripa tetap sadar dan tidak kehilangan akal sehatnya.

Dalam situasi yang panik itu, ia berusaha melepaskan diri sambil tetap menggenggam sebuah galon yang ia bawa untuk diisi air.

Keberanian dan ketenangan Haripa tidak berhenti di situ. Saat buaya terus mencoba menggigitnya, ia memutuskan untuk melakukan tindakan yang berisiko namun efektif, ia mengepalkan tangannya dan memasukkannya ke dalam mulut buaya tersebut.

Tindakan yang tak terduga itu membuat buaya terkejut dan melepaskan gigitannya, memberikan kesempatan bagi Haripa untuk terlepas dari cengkeraman sang predator.

Saat kejadian itu berlangsung, anak Haripa yang berada di dekatnya tanpa ragu, langsung menarik ibunya yang sudah terluka sambil berteriak sekuat tenaga meminta pertolongan.

Teriakan itu terdengar oleh suami korban dan langsung berlari memberikan bantuan, lalu membawa Haripa yang mengalami banyak luka di sekujur tubuhnya ke PKM Lampia untuk mendapatkan penanganan medis segera.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban memberikan kabar terbaru bahwa kondisi Haripa saat ini sudah membaik. Meskipun demikian, ia masih harus menanggung banyak jahitan di tubuhnya akibat gigitan dan cakaran buaya tersebut.

“Sekarang masih dirawat di Puskesmas Lampia, banyak sekali jahitan terutama di bagian kedua pangkal pahanya dan bagian belakangnya, “ujarnya.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh warga sekitar, terutama yang sering menggunakan Sungai Kawasule untuk berbagai keperluan, untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat kondisi air sungai sedang keruh yang dapat menyembunyikan kehadiran hewan buas berbahaya.lap Masding.