Investigasi Limbah PTPN IV; Komisi III DPRD Lakukan Pengujian Laboratorium

“Baca Berita" www.sinyaltajam.com

LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, melalui Komisi III, tetap pada pendiriannya untuk melakukan pengujian sampel limbah yang berasal dari PTPN IV Distrik Sulawesi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III, Badawi Alwi, pada Jumat, 16 Mei 2025.

“Tujuan pengujian ini adalah untuk memastikan potensi bahaya limbah yang mengalir bebas terhadap kesehatan masyarakat di wilayah hilir,” katanya.

Perhatian Komisi III terhadap limbah ini muncul setelah kunjungan lapangan pasca-banjir yang melanda Desa Lagego dan sekitarnya di Kecamatan Burau.

Meskipun pihak PTPN IV menyatakan limbah tersebut, yang berasal dari tandan kosong sawit, tidak beracun, Komisi III tetap memiliki kekhawatiran mengingat bau busuk yang menyengat dan warna air yang hitam pekat.

“Oleh karena itu, pengujian laboratorium akan dilakukan untuk memastikan keamanan limbah tersebut bagi kesehatan warga,” tegas Badawi.

Badawi Alwi menjelaskan bahwa, terlepas dari klaim tidak beracun, limbah tersebut tetap memerlukan penanganan khusus.

“Pembuangan limbah secara langsung ke aliran air yang melewati pemukiman warga dan area tambak dinilai berisiko tinggi,”kata Badawi .

Dia menekankan perlunya pembangunan kolam sedimentasi dan sistem penyaringan sebelum pembuangan limbah untuk mencegah pencemaran lingkungan.

“Bau yang tidak sedap saja sudah menjadi indikator perlunya penanganan yang lebih baik,”tegasnya.

Sementara pengambilan sampel limbah dilakukan oleh anggota DPRD, Eric Estrada, menggunakan botol air mineral untuk dilakukan pengujian di laboratorium.

Erik Estrada menyatakan keprihatinannya atas bau busuk yang sangat menyengat dan potensi dampak negatif terhadap tambak warga jika limbah tersebut mencemari perairan.

“Setelah hasil uji laboratorium diperoleh, Komisi III akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak PTPN IV untuk membahas solusi dan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan,” tuturnya. Lap Tim

Tinggalkan Balasan