Jaga Konduktivitas Daerah, Tim Pakem Luwu Utara Perkuat Pengawasan dan Sinergi

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTRA.SINYALTAJAM.COM -Upaya menjaga stabilitas dan kerukunan masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Luwu Utara.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Utara, Ismaruddin, bersama unsur lintas sektoral yang tergabung dalam Tim Pakem, mulai dari aparat penegak hukum hingga perwakilan tokoh agama dan masyarakat.

Rakor ini menjadi langkah strategis dan antisipatif dalam merespons dinamika keberagaman aliran kepercayaan dan keagamaan di tengah masyarakat. Keberagaman tersebut, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi memicu kesalahpahaman, konflik sosial, hingga pelanggaran hukum.

Dalam forum tersebut, Tim Pakem menegaskan pentingnya memperkuat deteksi dini terhadap keberadaan kelompok atau aliran yang berpotensi menyimpang. Upaya ini dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai garda terdepan di lingkungan masing-masing.

Selain itu, rakor juga membahas sejumlah isu strategis, di antaranya identifikasi aliran baru yang belum terdaftar, pemetaan wilayah yang dinilai rawan, serta masih rendahnya literasi keagamaan dan pemahaman moderasi beragama di sebagian masyarakat.

Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) turut menjadi perhatian penting dalam pertemuan ini. FKUB diharapkan semakin optimal sebagai jembatan komunikasi lintas agama dan keyakinan, sehingga mampu meredam potensi gesekan sosial serta memperkuat harmoni di tengah keberagaman.

Sebagai tindak lanjut, Tim Pakem merekomendasikan peningkatan koordinasi antaranggota tim, penguatan kapasitas intelijen wilayah melalui pelibatan tokoh masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif dalam menangani setiap potensi penyimpangan.

Melalui rakor ini, seluruh unsur Tim Pakem menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat stabilitas sosial di Kabupaten Luwu Utara, demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.(Zkr)