Komisi III DPRD Luwu Utara Soroti Anjloknya Harga TBS, Desak Pemerintah Bertindak Cepat

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTRA.SINYALTAJAM.COM -Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Luwu Utara guna membahas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang kian meresahkan petani.kamis,09/04/26.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Luwu Utara dan dihadiri oleh seluruh anggota Komisi III, perwakilan Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta para petani sawit dari berbagai wilayah.

Dalam forum tersebut, para anggota dewan secara tegas menyoroti penurunan harga TBS yang dinilai sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, khususnya petani sawit yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.

Salah satu anggota Komisi III, H. Mahfud Yunus, MM, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja pemerintah daerah maupun provinsi yang dianggap belum maksimal dalam mengendalikan dan menstabilkan harga TBS.

Ia bahkan menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama masyarakat jika kondisi ini terus dibiarkan.

“Jika persoalan ini tidak segera ditangani secara serius oleh pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, maka saya siap memimpin masyarakat untuk melakukan aksi sebagai bentuk perjuangan atas hak-hak petani,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mahfud Yunus meminta DPMPTSP dan Dinas Pertanian agar lebih proaktif dan gigih dalam memperjuangkan kepentingan petani, termasuk melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait guna mendorong penyesuaian harga TBS yang lebih adil dan layak.

RDP ini menjadi wadah aspirasi bagi para petani yang berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menstabilkan harga dan melindungi kesejahteraan mereka. Para peserta rapat sepakat bahwa dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pemangku kepentingan lainnya agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

Dengan kondisi harga yang terus menurun, para petani berharap hasil dari pertemuan ini tidak hanya berhenti pada wacana, melainkan segera ditindaklanjuti dengan kebijakan nyata yang berpihak kepada mereka. Lap Zakaria