LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, terus berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja sama daerah.
Hal ini terlihat dalam Diskusi Pemetaan dan Pengendalian Kerjasama Daerah yang digelar oleh Reformer Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan V tahun 2024, pada Selasa (22/10/2024) di Aula Kantor Bapelitbangda Lutim.
Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Rapiuddin Tahir, dan didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Andi Muh. Reza selaku Reformer, ini bertujuan untuk memetakan dan mengevaluasi kerjasama daerah yang telah berjalan serta merumuskan strategi untuk meningkatkan efektivitasnya.
Rapiuddin Tahir dalam arahannya menekankan pentingnya pemetaan urusan pemerintahan yang menjadi dasar kerja sama daerah.
“Urusan-urusan ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga pengelolaan sumber daya alam dan pariwisata. Dengan memetakan urusan yang dikerjasamakan, kita bisa memastikan bahwa setiap kerja sama tersebut berjalan efektif dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Diskusi ini fokus pada dua hal penting: Pemetaan dan Pengendalian Kerja Sama Daerah dan Pemetaan Urusan Kerja Sama.
Dalam Pemetaan dan Pengendalian Kerja Sama Daerah, para peserta akan meninjau sejauh mana kerjasama yang telah berjalan, apa saja capaian yang sudah diraih, serta kendala yang mungkin dihadapi.
Sementara Pemetaan Urusan Kerjasama akan membahas bagaimana memetakan potensi-potensi urusan yang bisa dikerjasamakan agar lebih optimal, termasuk dalam hal inovasi kerjasama di berbagai bidang.
“Diskusi ini diharapkan menjadi forum yang interaktif dan produktif, di mana para peserta dapat saling bertukar informasi, ide, dan mencari solusi bersama,” ungkap Rapiuddin Tahir.
Turut hadir dalam diskusi ini, OPD dan Mitra Kerjasama Potensial, yaitu PT Vale Indonesia Tbk, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PT Mars, dan Yayasan Save The Children.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya diskusi dan memberikan perspektif yang lebih luas dalam memetakan dan mengendalikan kerja sama daerah.
Dengan terselenggaranya diskusi ini, diharapkan Luwu Timur dapat melangkah lebih maju dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerjasama daerah dan hal ini akan berdampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur. Lap Tim












