Pasca banjir jembatan penghubung Dua Desa Nyaris Ambruk Terkikis Air Sungai

Sinyaltajam. Com, Lutim–Kepala Dinas Transmigarasi Kabupaten Luwu Timur Firnandus menegaskan keseriusan pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam membangun daerah hingga kepolosok Desa.

Seperti pembangunan sebuah jembatan itu tidak boleh asal-asalan perlu ada dukungan oleh masyarakat agar hasilnya dapat benar benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Firnandus.

Seperti jembatan yang berada di Desa Mahalona yang nyaris ambruk itu akan segera dibangun dalam waktu dekat ini anggarannya lima milyar lebih dari APBN.

Firnandus juga mengatakan bahwa jembatan penghubung antara dua Desa Mahalona dan SP1 itu sudah selesai ditender dan perusahaan dari Jakarta yang akan mengerjakan itu, kontraktornya sudah datang melihat lokasinya dan juga TP4D kejaksaan sudah bertanda tangan rencananya dalam waktu dekat ini akan dikerjakan tahap pertama dengan anggaran lima milyar lebih ,”kunci Firnandus.

Dirjen meminta ke saya dan memerintahkan kontraktornya untuk segera dikerjakan jembatan daruratnya. Kalau masalah emergenci itu saya sudah laporkan juga sama Bupati, PU dan Badan Penanggulan Bencana, namum karena ini tidak ada anggaran pemeliharaannya jadi saya di perintahkan oleh Bupati agar kontraktornya dipercepat untuk datang kerjakan. Dan kemarin kejaksaan (TP4D) juga sudah tanda tangan kontrak kerjanya cuman kontraktornya pulang dulu mobilisasi untuk penataanya,”tutup Firnandus. Tim.

 

JANGAN LEWATKAN