LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Pembahasan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Luwu Timur di DPRD mengalami jalan buntu.
Mayoritas anggota dewan menolak melanjutkan pembahasan karena ketidakkonsistenan visi misi pasangan Ibas-Puspa dalam naskah RPJMD.
Visi misi yang diajukan ke KPU, “Luwu Timur Maju Sejahtera dengan Inovasi dan Gotong Royong,” berbeda dengan yang diserahkan ke DPRD, “Luwu Timur Maju dan Sejahtera.”
Anggota dewan menganggap penghapusan “Inovasi dan Gotong Royong” tidak dapat dibenarkan, mengingat pentingnya kedua elemen tersebut.
Pasangan Ibas-Puspa diminta bertanggung jawab atas perbedaan ini dan merumuskan kembali visi misi dalam draf RPJMD.
Perdebatan panjang yang berlangsung seharian tanpa menghasilkan kesepakatan, dipimpin oleh Ketua DPRD Ober Datte, berujung pada penundaan pembahasan hingga Senin, 14 April 2025. (*)












