WAJO.SINYALTAJAM.COM – Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten tahun 2027 yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin, 29 Maret 2026.
Forum strategis ini dibuka oleh Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, dan turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Wajo. Musrenbang menjadi bagian krusial dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah yang mengintegrasikan aspirasi dari tingkat desa hingga kabupaten.
Dari unsur legislatif, sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Wajo hadir, di antaranya Wakil Ketua I Andi Merly Iswita, Wakil Ketua II Andi Muh Rasyadi, serta anggota DPRD seperti Andi Amshar A. Timbang, Sudirman Meru, Rahman Rahim, Junaidi Muhammad, Asrija A. Latief, Amran, Andi Aklam, Farhan Pradana, Andi Bayuni Marzuki, Andi Suleha Selle, dan Andi Rustan.
Kehadiran DPRD dalam Musrenbang ini menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal arah kebijakan pembangunan agar tetap sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang untuk menyelaraskan hasil reses DPRD dengan program prioritas pemerintah daerah.
Wakil Ketua DPRD Wajo, Andi Merly Iswita, menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Ia menilai, perencanaan yang berkualitas harus berbasis data, aspirasi publik, serta kondisi faktual di lapangan.
“Musrenbang ini bukan sekadar forum formalitas, tetapi menjadi ruang strategis untuk memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Melalui Musrenbang 2027 ini, Wakil Ketua II, Andi Muh Rasyadi berharap lahir perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan mampu mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Wajo. DPRD pun menegaskan akan terus mengawal proses perencanaan hingga tahap penganggaran demi memastikan program yang dihasilkan berdampak nyata bagi masyarakat. (Humas DPRD Wajo)












