Polemik Pergeseran Peringatan HUT Lutim: Sarkawi Hamid Kritik Keras Pemkab

“Baca Berita www.sinyaltajam.com"

LUTIM. SINYALTAJAM. COM – Keputusan panitia untuk memindahkan peringatan Hari Jadi Luwu Timur (HUT Lutim) dari tanggal 3 Mei ke 10 Mei 2025 menuai kecaman keras dari politisi Gerindra, Sarkawi A Hamid.

Dia menilai pemindahan tanggal tersebut sebagai pelanggaran Perda Luwu Timur No. 6 Tahun 2006 yang menetapkan 3 Mei sebagai Hari Jadi Lutim dan mempertontonkan ketidakpatuhan pemerintah daerah terhadap aturan sendiri.

Sarkawi mengungkapkan informasi soal pergeseran tanggal tersebut dari Asisten II, Masdin, dengan alasan persiapan yang belum matang.

Ia menganggap alasan ini sangat memalukan dan menciderai perjuangan para pendahulu yang telah menetapkan 3 Mei sebagai hari bersejarah bagi Luwu Timur.

Pergeseran tanggal ini, menurutnya, merupakan tidak menghargai terhadap para pejuang pemekaran daerah dan nilai historis tanggal 3 Mei.

“Kami merasa sangat tidak setuju. Ini sudah diundangkan dalam Perda! Pemerintahan jangan mengubah aturan yang sudah ditetapkan dan kita hargai para pendahulu,” tegas Sarkawi.

Sarkawi juga menekankan makna historis 3 Mei sebagai tanggal pengresmian operasional pemerintahan Luwu Timur pasca-UU No. 7 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Mamuju Utara.

Tanggal tersebut, menurutnya, harus diingat sebagai momentum berdirinya Kabupaten Luwu Timur dan menjadi simbol penghargaan kepada para pendiri daerah.

Sarkawi, yang turut terlibat dalam pembahasan Perda Hari Jadi Lutim tahun 2006, menyatakan bahwa Bab II Pasal 2 Ayat 1 Perda No. 6 secara jelas menetapkan 3 Mei 2004 sebagai Hari Jadi Lutim dan memerintahkan perayaannya setiap tahun.

Kemudian ia kembali menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan pergeseran tanggal tersebut, kecuali adanya situasi kahar (darurat) yang telah disampaikan ke DPRD.

“Kondisi Luwu Timur saat ini, menurut saya, baik-baik saja dan tidak ada alasan untuk menggeser peringatan HUT Lutim,”tegasnya.

Sebagai Ketua Fraksi Gerindra, Sarkawi mendesak Pemkab Luwu Timur untuk mengembalikan peringatan HUT Lutim ke tanggal 3 Mei sebagai bentuk penghormatan kepada sejarah dan para pendahulu Luwu Timur.

Red. (Tim)

Tinggalkan Balasan