Rapat Koordinasi Pencalonan Pemilihan Serentak Calon Bupati Dan Wakil Bupati Mamuju Tengah 2020

Sinyal Tajam Com ,Mateng-Pada hari ini Jumat tgl 28 Agustus 2020 Pukul.14.00 wita, di Aula Kantor KPU Kab. Mamuju Tengah Jln. Poros Tumbu-Kabubu, Desa Kabubu, Kec. Topoyo Kab. Mamuju Tengah Prov. Sulbar, Berlangsung Kegiatan Rapat Koordinasi Pencalonan Pemilihan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Dan Rakor antara ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan KPU kab. Mateng terkait pengambilan Swab tes untuk kandidat pasangan calon yang mengikuti pilkada serentak 2020, Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 50 Orang.

A. Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai berikut:
1. Muhdar ( Devisi Hukum Dan Pengawasan),
2. Suryadi Rahmad ( Anggota KPU Devisi Teknik dan Penylenggara )
3. Elmansyah ( Ketua Bawaslu Mateng)
4. Kompol. Ramli ( Wakapolres Mateng)
5. Jasmuddin ( Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat Dan SDM),
6. Taufikwalhidayah ( Anggota Bawaslu Mateng Devisi Hukum dan Penindakan )
7. Rahmad ( Anggota Bawaslu Mateng Devisi Pengawasan)
8. Para Parpol.

B. Keterangan Lain:
1. Muhdar, dalam mengawali kegiatan rapat menyampaikan sebagai berikut:
a. Kegiatan ini kami laksanakan dalam persiapan pemilihan calon bupati dan wakil bupati, harapan saya nanti saya meminta tanggapan dan masukan terkait pendaftaran calon dan kesehatan, dan nanti juga kita akan koordinasi dengan IDI ( ikatan dokter indonesia ) mengenai sweb.

2. Suryadi, Menyampaikan sebagai berikut:
a. Mengawali agenda ini karena telah terbitnya jurnis cara pendaftaran para calon.dan ini wilayah pandemik kami akan membatasi jumlah pengantar pasangan calon dalam pendaftaran ke KPU nanti.

b. Kemarin kami sudah melakukan aweb tes, dan untuk paslon diwajibkan untuk sweb tes , dan kami akan melakukan MU dengan pihak salah satu rumah sakit yang berada di makassar.

3. Elmansyah, menyampaikan sebagai berikut:
a. Sesuai dengan aturan dan adanya wabah pandemik saat ini, proses pendaftaran di KPU diwajibkan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan dan wajib menggunakan masker.

b. Dalam pendaftaran pasangan calon nanti sesuai dengan tugas pengawasan kami berharap tetap mengikuti aturan yang sudah ditentukan dan jangan sampai ada yang melanggar, mengingat pendaftaran sekarang ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

4. Kompol. Ramli, menyampaikan sebagai berikut:
a. Berkaitan dengan pengamanan dalam pendaftaran pasangan calon tgl 4 september 2020 nanti kami dari polres selalu siap, dan kami tinggal menunggu jadwal dari KPU.

b.Untuk itu kami berharap biasakan untuk selalu menggunakan masker untuk menghindari terkait dampak wabah pandemik covid-19 ,karena kalau ada salah satu anggota KPU atau dari kita yang terkena corona itu bisa mengakibatkan menjadi fatal.

5. Dr.Paturengi, Menyampaikan sebagai berikut:
a. Kami dari IDI selalu mengingatkan kepada kita semua untuk selalu mengikuti protokol kesehatan mulai dari selalu cuci tangan,mengukur suhu, disetiap ada pertemuan seperti sekarang ini atau pertemuan rapat yang lain yang berkaitan dengan orang banyak.

b.Terkait idi untuk pemeriksaan bakal calon , dan kami disini masih keterbatasan rumah sakit, maka kami mengiring calon bupati dan wakil bupati untuk melakukan pemeriksaannya dirumah sakit yang berada di provinsi sulawesi selatan atau rumah sakit yang akan ditunjuk oleh pihak KPU.

c. Mulai dari sekarang lebih baik bagi para calon untuk isolasi diri,dan jangan bertemu dengan orang lain dulu, dan saya sampaikan kepada parpol agar dapat menjaga masing – masing pasangan calon yang diusung.

6. Suryadi Rahmad:
a. Untuk tgl 4 september nanti Saya hanya menerima jumlah 30 orang saja yang ikut dalam pendaftaran pasangan calon yang diijinkan masuk dalam ruangan.

b.Untuk Pendaftaran Pengusungan Pasangan Calon sesuai petunjuk jurnis harus Sesuai dengan ijasa dan KTP el.

Catatan Dalam pertemuan tersebut sempat menjadi pembahasan antara Parpol dan KPU terkait adanya ketidak sesuaian Nama di KTP dan ijasa pasangan Calon yang mereka usung

Untuk para parpol dalam hal ini mengusung satu pasangan calon
[28/8 22.10] Sukri.: antara Parpol dan KPU terkait adanya ketidak sesuaian Nama di KTP dan ijasa pasangan Calon yang mereka usung

Untuk para parpol dalam hal ini mengusung satu pasangan calon saja namun pasangan calon yang mereka usung namanya dalam penulisannya berbeda-beda antara lain:Di KTP el. : H M Aras T

Parpol yang menuliskan dalam pengusungan calon:
H. Aras
H. M. Aras T.
H. Aras Tammauni.
H. Muhammad Aras.T

Hal ini yang sedang menjadi pembahasan parpol untuk memperbaiki data dalam mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati mamuju tengah dalam pilkada 2020.
Kegiatan selesai pkl 16.30.wita .

Texan.Y.

JANGAN LEWATKAN