Sungai Malili Kembali Jernih, Nelayan Harapkan Solusi Berkelanjutan dan Keseimbangan Lingkungan

Baca lainya. www.sinyaltajam.com

LUTIM.SINYALTAJAM.COM – Setelah hampir sepekan air Sungai Malili kembali bersih dan jernih, sebuah kabar baik sekaligus seruan untuk keberlanjutan keberlangsungan ekosistem dan mata pencaharian nelayan kecil bermunculan.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang nelayan tambak di Desa Balantang Dullah, yang juga pengusaha jual beli kepiting menyatakan bahwa kondisi air sungai kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Sudah hampir seminggu ini air sungai jernih lagi, biasanya kalau hujan saja jadi keruh, tapi sekarang sudah kembali bersih,” tutur nelayan tersebut, Selasa (Maret 2026).

Ia mengungkapkan bahwa selama air keruh, hasil tangkapan ikan dan kepiting menurun drastis karena jaring yang dipasang pinggir laut  terkadang penuh tanah dan lumpur akibat kualitas air yang buruk.

“Dulu, kalau air jernih, biasa nelayan dapat kepiting sampai dua gabus. Sekarang, hasil itu sangat sulit didapat,” katanya.

Kondisi ini menyebabkan nelayan kecil di sekitar sungai merasakan dampak langsung terhadap penghasilan mereka.

Nelayan berujar bahwa sebelumnya perusahaan tambang PT CLM pernah memberi bantuan alat tangkap pada 2025 lalu sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kompensasi lingkungan. Namun, tahun ini, mereka berharap bantuan serupa.

Sehingga berharap pemerintah daerah maupun perusahaan tambang untuk mencari solusi agar keseimbangan lingkungan dan mata pencaharian nelayan bisa kembali terjaga.

“Kami berharap ada langkah nyata dari perusahaan tambang dan pemerintah. Jangan sampai lingkungan terganggu, biar nelayan tetap bisa beraktivitas dan mendapatkan hasil yang cukup untuk menghidupi keluarga,” ujar Dullah mewakili para nelayan kecil.

Ia menambahkan, pentingnya sinergi antara perusahaan dan pemerintah dalam  mencari solusi untuk menjaga kelestarian lingkungan sungai sekaligus mendukung ekonomi masyarakat sekitar.

Perlu dinas terkait bekerjasama dalam mencari solusi untuk mengatasi tercemarnya air sungai.  Dengan demikian, Sungai Malili tidak hanya kembali bersih, tetapi juga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak yang bergantung pada laut. Lap Tim