LUTIM . SINYALTAJAM.COM– Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasionalnya kembali terealisir melalui inisiatif Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
PT CLM kini mengirimkan sembilan orang warga lokal untuk mengikuti rangkaian pelatihan hingga mendapatkan sertifikasi kompetensi Gada Pratama, sebagai bekal utama dalam memasuki sektor profesi pengamanan.
Peserta yang terpilih untuk mengikuti program ini berasal dari tiga desa yang termasuk dalam wilayah pemberdayaan perusahaan, yaitu Desa Harapan, Desa Pasi-Pasi, dan Desa Laskap.
Langkah ini diharapkan mampu membuka cakupan kesempatan kerja yang lebih luas sekaligus menguatkan daya saing tenaga kerja lokal, mengingat perkembangan investasi yang terus meningkat di Kabupaten Luwu Timur.
Sr. SPV PPM PT CLM, Mehdi Insana Kamil, menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama merupakan bagian integral dari langkah perusahaan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan standar kebutuhan industri dan dunia usaha saat ini.
“Kami menyelenggarakan program ini dengan tujuan utama untuk meningkatkan kemampuan teknis dan kompetensi masyarakat di bidang layanan pengamanan, sejalan dengan standarisasi yang berlaku di seluruh Indonesia – khususnya untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang di wilayah Luwu Timur,” jelasnya. Minggu 7 Juni 2026.
Tak hanya fokus pada peningkatan kemampuan individu peserta, program ini juga dirancang untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguasaan keterampilan yang aplikatif dan memiliki nilai tambah secara ekonomi.
Perusahaan berharap para peserta dapat mengoptimalkan nilai sertifikasi yang diperoleh sebagai modal utama untuk meraih kesempatan kerja yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Menurut Mehdi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan sinergis dan harmonis dengan masyarakat sekitar, melalui program pengembangan kapasitas yang memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan.
“Lewat program ini, kami berupaya membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap peluang kerja, sehingga pada akhirnya dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan taraf kesejahteraan bersama,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan berbagai program PPM merupakan salah satu tanggung jawab perusahaan yang konsisten dijalankan di sembilan wilayah pemberdayaan yang menjadi tanggung jawab PT CLM.
Sebelum melaksanakan program pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama kali ini, pihak perusahaan telah melakukan tahap koordinasi mendalam dengan para kepala desa di seluruh wilayah pemberdayaan tersebut.
“Untuk pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Gada Pratama kali ini, kami telah melakukan komunikasi dan koordinasi menyeluruh dengan kepala desa dari kesembilan wilayah pemberdayaan. Namun berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama, hanya tiga desa yang pada saat ini siap dan bersedia mengirimkan perwakilan warganya untuk mengikuti program,” jelas Mehdi.
Meskipun demikian, PT CLM menegaskan bahwa komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kapasitas masyarakat tetap konsisten, disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing desa.
“Kami siap memberikan fasilitasi penuh jika ada desa yang memiliki program prioritas tertentu, selama program tersebut berkaitan dengan pendidikan vokasi maupun sertifikasi kompetensi – baik terkait keterampilan teknis (hard skill) maupun kemampuan interpersonal (soft skill) yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat,” pungkasnya. Lap Tim












