LUTIM. SINYALTAJAM. COM -Suasana berbeda terasa di Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), pada Jumat (14/8/2026). Ratusan warga tumpah ruah menghadiri kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Lutim dari Dapil Malili-Wasuponda, Firman Udding, S.IP., M.P.
Kehadiran politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini dinilai bersejarah oleh warga setempat, mengingat belum pernah ada anggota dewan yang menyambangi desa tersebut pasca-Pemilihan Umum 2024.
Kedatangan Firman Udding disambut hangat oleh masyarakat. Salah satu peserta reses secara blak-blakan menyampaikan rasa syukur dan keterkejutannya. Menurutnya, kevakuman kunjungan wakil rakyat ke wilayah mereka selama dua tahun terakhir membuat warga merasa “terlupakan”.
“Kami merasa bersyukur dengan adanya reses ini. Karena setahu kami, semenjak usai pemilihan tahun 2024, belum pernah ada anggota DPR yang datang melakukan reses di sini,” ujar seorang warga dengan nada haru di hadapan ratusan hadirin lainnya.
Dalam forum dialog tersebut, Firman Udding tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi benar-benar membuka ruang bagi warga untuk bersuara. Berbagai aspirasi mengalir deras, mencakup kebutuhan mendesak mulai dari perbaikan infrastruktur dasar hingga fasilitas umum.
Warga mengusulkan perbaikan irigasi untuk mendukung sektor pertanian, penyediaan air bersih, pengadaan mobiler sekolah, serta penataan halaman rumah ibadah. Selain itu, peningkatan kualitas jalan desa dan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi poin utama keluhan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius.
Mendengarkan curahan hati warganya, Firman Udding berkomitmen untuk menampung seluruh aspirasi tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap masukan akan didokumentasikan dan diteruskan kepada dinas teknis terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lutim.
“Ini semua akan menjadi catatan tersendiri buat kami,” tegas Firman, yang langsung diapresiasi dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta reses.
Untuk meyakinkan warga bahwa janji-janji politik dapat dibuktikan dengan aksi nyata, Firman Udding memaparkan capaian pembangunan di Desa Tarabbi tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa beberapa proyek peningkatan jalan akan segera di kerjakan.
Lebih membanggakan lagi, bantuan untuk dua rumah ibadah di desa tersebut, yakni Gereja Kibaid dan Masjid Al-Anshor, telah resmi cair anggarannya. Fakta ini dikonfirmasi langsung oleh para penanggung jawab kedua rumah ibadah yang turut hadir.
“Iya, dana bantuan rumah ibadah kami sudah cair dan tinggal pelaksanaannya saja,” kata salah satu penanggung jawab rumah ibadah, membenarkan pernyataan Firman.
Meski membawa kabar baik, Firman Udding juga memberikan edukasi penting mengenai mekanisme pengusulan program pemerintah. Ia menjelaskan bahwa tidak semua usulan bisa langsung terealisasi dalam waktu singkat karena adanya prosedur birokrasi yang harus dilalui, termasuk pembuatan proposal yang lengkap dan layak.
Untuk mempercepat proses verifikasi lapangan, Firman meminta warga agar setiap pengusulan infrastruktur atau fasilitas umum disertai dengan foto lokasi dan titik koordinat GPS.
“Jadi dengan adanya gambaran titik koordinat, sehingga kami bisa mengkonfirmasi dengan dinas-dinas terkait secara lebih akurat dan cepat,” jelasnya.
Sebagai bentuk kedekatan dan transparansi, Firman Udding bahkan membagikan nomor telepon pribadinya kepada para peserta. Langkah ini diambil agar warga tidak perlu melalui jalur berbelit-belit saat ingin melaporkan keluhan atau memantau perkembangan usulan mereka.
Kegiatan reses kali ini dinilai sangat efektif karena dihadiri langsung oleh perwakilan dari instansi teknis, antara lain Dinas Pertanian, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR/Dina Marga), serta perwakilan Pemerintah Desa Tarabbi.
Turut hadir pula Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggotanya, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut dari setiap aspirasi yang disampaikan warga Desa Tarabbi.
Dengan gelaran reses ini, Firman Udding berharap dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap fungsi wakil rakyat, sekaligus memastikan bahwa pembangunan di Dapil Malili-Wasuponda, khususnya di Desa Tarabbi, berjalan inklusif dan tepat sasaran.lap Masding.












