Perkuat Konektivitas, Fly Jaya Layani Rute Reguler Masamba–Makassar PP

LUTRA, SINYALTAJAM.COM – 
Maskapai Fly Jaya siap membuka layanan penerbangan reguler dengan rute Masamba–Makassar dan Makassar–Masamba melalui Bandara Andi Djemma Masamba. Penerbangan perdana dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 mendatang.

Rencana pengoperasian rute tersebut dibahas dalam audiensi antara pihak Bandara Andi Djemma Masamba dengan Bupati Luwu Utara, Ir. Andi Abdullah Rahim, S.T. Audiensi berlangsung di Ruang Kerja Bupati Luwu Utara baru-baru ini.

Kepala Bandara Andi Djemma Masamba, Firman, S.E., M.M., menyampaikan berbagai persiapan terkait rencana penerbangan perdana. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mematangkan persiapan teknis dan operasional menjelang peluncuran layanan penerbangan reguler.

“Koordinasi dilakukan untuk membahas aspek operasional dan berbagai kebutuhan pendukung agar layanan penerbangan dapat berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, hadirnya layanan penerbangan reguler ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas wilayah Luwu Utara dengan Kota Makassar sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan di Sulawesi Selatan.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat Luwu Utara. Dengan adanya penerbangan reguler, akses dan mobilitas masyarakat akan semakin mudah, khususnya bagi masyarakat yang memiliki kepentingan ke Makassar maupun sebaliknya,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh operasional penerbangan reguler tersebut agar dapat berjalan berkelanjutan.

“Kita berharap konektivitas udara ini dapat memberikan dampak positif terhadap perdagangan, pariwisata, investasi, maupun aktivitas pemerintahan. Karena semakin mudah akses ke Luwu Utara, tentu semakin besar pula peluang daerah ini untuk berkembang,” tuturnya.

Dengan hadirnya rute Masamba–Makassar, masyarakat memiliki alternatif transportasi udara yang mampu mempercepat waktu tempuh dibandingkan jalur darat.

Layanan ini diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, pelaku usaha, dan kegiatan pemerintahan, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kabupaten Luwu Utara yang berjuluk Bumi Lamaranginang.

Penerbangan perdana pada 18 Oktober 2026 mendatang akan menjadi momentum penting bagi konektivitas udara Luwu Utara, sekaligus menandai babak baru pengembangan transportasi udara di wilayah tersebut.

Pewarta: Zakaria